Tebing Tinggi l Redaksisatu.Id.batubara
Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi bergerak cepat dalam mengupayakan keselamatan transportasi bagi warga, khususnya terkait keselamatan warga yang melintasi perlintasan sebidang kereta api yang tidak memiliki palang pintu di wilayah Kota Tebing Tinggi.
Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya audiensi strategis antara jajaran Pemko Tebing Tinggi, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Erwin Suheri Damanik, didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Yustin Bernard Hutapea dan Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Keselamatan Lalu Lintas, dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Kedatangan rombongan Pemko Tebing Tinggi disambut hangat oleh Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Jumardi di ruang kerjanya, didampingi Kasubdit Rekayasa dan Peningkatan Keselamatan, Danan Widhonarko, serta Inspektur Prasarana Perkeretaapian, Yayat Hendayana.
Audiensi ini secara khusus membahas penanganan perlintasan sebidang kereta api yang tidak memiliki palang pintu di wilayah Kota Tebing Tinggi. Mengingat risiko kecelakaan yang cukup tinggi, Pemko Tebing Tinggi merasa perlu melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat untuk mencari solusi teknis maupun regulasi.

Hasil dari pertemuan tersebut membuahkan kabar positif. Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah proaktif Pemko Tebing Tinggi. Kemenhub berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang lebih erat guna menindaklanjuti permasalahan perlintasan tanpa palang itu.
Melalui kerja sama ini, diharapkan adanya langkah konkret, mulai dari peningkatan sarana pengamanan hingga rekayasa keselamatan di titik-titik rawan. Target utamanya adalah menjamin keamanan dan keselamatan para pengguna jalan agar insiden kecelakaan di perlintasan kereta api tidak terulang kembali di masa mendatang. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

