Bogor, Redaksisatu.Id.batubara — Pelatihan Brimob 2026 resmi dibuka sebagai langkah strategis meningkatkan kemampuan dan kedisiplinan personel muda Polri. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Nagara Janottama Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor, Jumat (27/03/2026).
Pelatihan Brimob 2026 dipimpin oleh Teknisi KBRN Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima. Upacara pembukaan turut dihadiri pejabat utama Korbrimob, para Danmen Pasukan Pelopor, serta jajaran teknisi madya.

Sebanyak 1.003 personel remaja lulusan 2025 mengikuti pelatihan ini. Mereka terdiri dari 3 Perwira SIPSS, 25 Bintara Polwan, 522 Bintara Polki, dan 453 Tamtama. Seluruh peserta akan menjalani pembinaan intensif selama 30 hari, mulai 27 Maret hingga 25 April 2026.
Materi pelatihan mencakup pembinaan fisik, kemampuan menembak, pertempuran hutan, pengendalian huru-hara (PHH), hingga teknik penindakan perusuh. Program ini dirancang untuk membentuk personel yang siap menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Dalam amanatnya, Brigjen Pol. Deonijiu De Fatima menyampaikan pesan dari Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat. Ia menegaskan bahwa Korps Brimob memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya membentuk personel yang profesional, terlatih, serta memiliki karakter kuat yang berlandaskan nilai agama dan Pancasila. Para peserta diminta mengikuti pelatihan dengan serius dan penuh tanggung jawab.

Pelatihan Brimob 2026 menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri, khususnya bagi personel remaja. Tujuannya agar mereka memiliki kemampuan teknis, taktis, serta kesiapan operasional yang maksimal.
Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir personel Brimob yang disiplin, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugas negara. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal membentuk pasukan yang unggul dan siap menghadapi tantangan keamanan modern. (Red/Rel).
Sumber: Tim Produksi Humas Korps Brimob Polri.

