Kecelakaan Batu Bara Saat Ops Ketupat Toba 2026, 4 Orang Tewas dalam 6 Insiden

Batu Bara, Redaksisatu.Id.batubara — Kecelakaan Batu Bara selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 mencatat korban jiwa. Dalam periode 13 hingga 25 Maret 2026, terjadi enam kecelakaan lalu lintas dengan total empat orang meninggal dunia.

Kecelakaan Batu Bara juga menyebabkan korban luka. Data dari Satlantas Polres Batu Bara mencatat tiga orang mengalami luka berat, sementara delapan lainnya menderita luka ringan.

Kasat Lantas Polres Batu Bara, Simon E. Simatupang, menjelaskan bahwa jenis kecelakaan yang terjadi cukup beragam. Rinciannya meliputi dua tabrakan depan, satu kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki, satu kasus tabrak lari, satu tabrakan belakang, serta satu kecelakaan beruntun.

Peristiwa tersebut melibatkan berbagai jenis kendaraan, antara lain enam sepeda motor, empat kendaraan besar seperti truk dan bus, serta satu mobil penumpang.

Dalam upaya menekan angka kecelakaan, kepolisian telah melakukan langkah preventif dengan memberikan teguran kepada puluhan pengemudi kendaraan berat, khususnya yang memiliki sumbu tiga atau lebih dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, pemeriksaan kelaikan kendaraan dan kondisi pengemudi juga dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Batu Bara serta pihak pengelola Tol Indrapura–Kisaran.

Sejumlah kecelakaan fatal terjadi di beberapa lokasi. Salah satunya di Jalan Lima Puluh–Simpang Dolok, kawasan PTPN IV Kebun Tanah Itam Ulu pada Kamis (19/03/2026) sekitar pukul 13.45 WIB. Insiden antara mobil pikap dan sepeda motor Honda Supra X ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di tempat.

Kejadian lainnya terjadi di KM 113+500 Jalan Tol Indrapura–Kisaran, Desa Tanjung Muda, Kecamatan Air Putih, pada Sabtu (14/03/2026). Sebuah mobil penumpang menabrak pembatas jalan hingga menyebabkan dua orang penumpangnya meninggal dunia.

Meski terdapat korban jiwa, pihak kepolisian memastikan situasi selama Operasi Ketupat Toba 2026 secara umum tetap aman dan terkendali.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran, guna mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. (OK.Zulfan).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news