Bau Ternak Picu Emosi, Pria di Medan Tikam Tetangga Pakai Pahat hingga Terluka Parah

Medan, Redaksisatu.Id.batubara — Kasus penganiayaan brutal terjadi di Medan Helvetia. Seorang pria berinisial JFS (41) diamankan pihak kepolisian setelah diduga melakukan penikaman terhadap tetangganya, SS (30), menggunakan pahat hingga korban mengalami luka serius.

Peristiwa penganiayaan di Medan ini terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Asrama, Kelurahan Helvetia. Saat kejadian, korban mengalami luka-luka cukup parah dan sempat mengeluarkan banyak darah akibat serangan tersebut.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Nelson Sipahutar, menjelaskan bahwa insiden ini diduga dipicu oleh rasa kesal pelaku terhadap bau tidak sedap yang berasal dari ternak babi milik keluarga korban. Selain itu, hubungan antara keduanya juga diketahui sudah lama tidak harmonis.

Sebelumnya, konflik antara pelaku dan korban sempat terjadi dan diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, ketegangan kembali muncul hingga berujung pada aksi kekerasan.

Kronologi kejadian bermula saat korban sedang menyapu halaman rumah. Pada saat yang sama, pelaku berada di depan rumah dan merasa debu dari aktivitas tersebut mengenai dirinya. Pelaku menganggap hal itu dilakukan dengan sengaja.

Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah untuk mengambil pahat. Setelah itu, ia menghampiri korban dan langsung melakukan penyerangan secara brutal.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pelaku menikam korban sebanyak sembilan kali menggunakan pahat. Akibatnya, korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis.

Saat ini, pelaku telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Febi).

Sumber: Redaksisatu.Id.batubara.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news