Batu Bara, Redaksisatu.Id.batubara — Desakan penangkapan pelaku penganiayaan datang dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Batu Bara. Ketua FKDM, R. Afandi, meminta aparat kepolisian segera bertindak cepat menangani kasus kekerasan terhadap seorang perempuan berinisial IA (22), warga Kecamatan Talawi.
Desakan FKDM Batu Bara ini muncul karena kasus tersebut dinilai tidak hanya sekadar penganiayaan biasa. Afandi menyebut adanya dugaan tindakan yang merendahkan martabat korban sehingga perlu penanganan serius dan cepat oleh aparat penegak hukum.
Afandi juga secara tegas meminta Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson HH Nainggolan, untuk segera mengamankan terduga pelaku agar kasus tidak berlarut-larut dan memberikan kepastian hukum bagi korban.
Kasus penganiayaan ini mulai terungkap setelah korban melapor ke SPKT Polres Batu Bara pada Senin (17/03/2026) malam. Dalam laporan tersebut, korban menyebut seorang pria berinisial MA (22) sebagai terlapor.
Peristiwa dugaan penganiayaan terjadi pada Minggu (16/03/2026) dini hari di Desa Benteng, Kecamatan Talawi. Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka seperti memar di mata kiri, luka pada bibir, memar di pinggang, bengkak pada lengan, serta rasa nyeri di bagian dada.
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat dirinya dijemput oleh terlapor dari tempat kerjanya di Kisaran. Namun, situasi berubah saat korban tiba di rumah pelaku.
Di lokasi tersebut, terlapor diduga mengunci pintu dan mengambil ponsel korban. Setelah memeriksa isi ponsel dan menemukan foto korban bersama pria lain, pelaku diduga emosi karena cemburu.
Pelaku kemudian disebut melakukan kekerasan secara berulang dengan memukul bagian wajah, lengan, dan tangan korban, serta menendang bagian dada.
Tidak hanya itu, korban juga mengaku dipaksa membuka pakaian dan didokumentasikan, tindakan yang diduga mengarah pada pelecehan.
Korban juga menyampaikan bahwa dirinya sempat disekap selama beberapa jam, mulai dari dini hari hingga sore, sebelum akhirnya diantar kembali ke tempat kerjanya oleh pelaku menggunakan sepeda motor.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Batu Bara. Masyarakat berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut untuk memberikan keadilan serta perlindungan bagi korban. (OK.Zulfan).
Sumber: Redaksisatu.Id.batubara.

