Tanjungbalai — Lebaran Yatim menjadi momen penuh kepedulian di Kota Tanjungbalai setelah Yayasan Umi Rahayu menyalurkan bingkisan Lebaran kepada 300 anak yatim. Kegiatan sosial ini berlangsung di Jalan Bengkel, Kelurahan Pulo Simardan, Selasa (10/03/2026), dan mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina.
Lebaran Yatim yang mengangkat tema “Satu Bingkisan Dari Kita, Sejuta Kebahagiaan untuk Mereka” menjadi ajang berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan kepada anak yatim, tetapi juga mempererat rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan penghargaan kepada Yayasan Umi Rahayu dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, kegiatan berbagi kepada anak yatim memiliki makna yang sangat penting, terutama ketika dilaksanakan pada bulan Ramadan yang identik dengan nilai kepedulian dan kebersamaan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan baik ini. Semoga amal jariyah para pengurus dan panitia terus mengalir. Kami juga memohon doa dari adik-adik sekalian agar kepemimpinan kami di Kota Tanjungbalai dapat berjalan lebih baik ke depannya,” ujar Muhammad Fadly Abdina.
Kegiatan Lebaran Yatim ini dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari anak-anak yatim, pengurus yayasan, tokoh masyarakat, serta sejumlah tokoh penting di Kota Tanjungbalai. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Penyaluran bingkisan Lebaran kepada 300 anak yatim menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Umi Rahayu ingin menghadirkan semangat berbagi kepada masyarakat serta memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim agar tetap memiliki semangat dalam meraih masa depan.
Momentum berbagi di bulan Ramadan ini juga menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun sehingga semakin banyak anak yatim yang merasakan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. (OK.Zulfan).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tanjungbalai.

