Aceh Besar – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menghadiri rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang membahas kesiapan daerah dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis sore, 12 Maret 2026 di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.
Rakor Forkopimda Aceh ini digelar untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri di wilayah Aceh.
Kegiatan rapat koordinasi tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting di Aceh. Di antaranya Wali Nanggroe Aceh, Kapolda Aceh, Pamen Ahli Bidang OMSP Sahli Pangdam Iskandar Muda, Asintel Kajati Aceh, Sekretaris Binda Aceh, Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, Kepala Dinas Sosial Aceh, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, serta Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi seluruh unsur Forkopimda Aceh dalam memastikan kesiapan daerah menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah antisipasi yang perlu dilakukan oleh seluruh instansi. Fokus utama pembahasan meliputi kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, peningkatan mobilitas masyarakat selama masa mudik, serta strategi pengamanan selama perayaan Idul Fitri.
Selain membahas keamanan, rapat juga menyoroti kesiapan sektor ekonomi dan pelayanan masyarakat. Salah satu pembahasan penting adalah memastikan ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG agar tetap lancar selama Ramadhan hingga Lebaran.
Forum koordinasi tersebut juga membahas stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan Idul Fitri tanpa mengalami kesulitan.
Selain itu, penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Dalam rapat tersebut turut dibahas rencana rekayasa lalu lintas di ruas jalan nasional Kutablang–Bireuen. Rekayasa lalu lintas ini direncanakan dengan mengalihkan kendaraan roda empat dan roda enam dari arah Medan menuju Banda Aceh melalui jalur alternatif.
Langkah pengalihan arus kendaraan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan menjaga kelancaran lalu lintas serta menjaga kondisi Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.
Kabid Humas Polda Aceh menegaskan bahwa sinergi antara seluruh instansi pemerintah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting untuk menjaga situasi Aceh tetap aman dan kondusif.
Melalui koordinasi yang kuat, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, serta penuh ketertiban di seluruh wilayah Aceh. (Red/Rel).
Sumber: Humas Polda Aceh.

