Batu Bara, Redaksisatu.Id.batubara — Serikat pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Batu Bara menunjukkan kekompakan dalam memperjuangkan hak buruh. Hal ini terlihat dalam kegiatan halal bihalal yang digelar pada Sabtu, 11 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di RJ Coffee, Kecamatan Sei Suka.
Kegiatan SPSI Batu Bara ini diikuti berbagai federasi pekerja, di antaranya PC F.SPPP-K.SPSI, PC F.SPTI-K.SPSI, dan PC F.SPRTMM-K.SPSI. Acara yang rutin dilakukan pasca Idul Fitri ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat persatuan pekerja.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, termasuk Sekretaris Umum Pimpinan Pusat F.SPPP-K.SPSI Suparlianto, Sekretaris PD F.SPPP-K.SPSI Sumut Musa Siregar, serta para pengurus dan pimpinan serikat pekerja tingkat kabupaten.
Halal bihalal SPSI ini juga menjadi forum konsolidasi. Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana aksi besar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Ketua PC F.SPPP-K.SPSI Batu Bara Taufik Nurdin menegaskan bahwa SPSI akan menunjukkan kekuatan pekerja melalui aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati dan DPRD Batu Bara.
Ia menyebutkan, ribuan pekerja dari berbagai Pimpinan Unit Kerja (PUK) di 12 kecamatan akan turut serta dalam aksi tersebut. Menurutnya, hak untuk berkumpul dan menyampaikan pendapat telah dijamin oleh undang-undang.
Taufik juga menekankan bahwa aksi ini bukan bentuk perlawanan, melainkan upaya menyampaikan aspirasi agar pemerintah lebih serius memperhatikan persoalan ketenagakerjaan.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPC K.SPSI Batu Bara Suhairi yang menyebut May Day sebagai simbol perjuangan pekerja di seluruh dunia.
Ia menjelaskan, fokus utama aksi nanti adalah perlindungan tenaga kerja, termasuk pencegahan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal serta dorongan kebijakan yang berpihak pada buruh.
Sementara itu, Sekretaris Umum Pusat F.SPPP-K.SPSI Suparlianto menyatakan dukungan penuh terhadap rencana aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa pekerja bukanlah lawan pemerintah, melainkan bagian penting dalam pembangunan daerah.
Usai kegiatan halal bihalal, para pengurus melanjutkan rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan aksi. Rapat tersebut membahas teknis pengerahan massa agar aksi berjalan tertib dan damai.
SPSI memastikan aksi pada 1 Mei 2026 akan berlangsung aman dan tetap mengedepankan penyampaian aspirasi secara tertib. (Gatot).

