Sungai Penuh, Redaksisatu.Id.batubara — Perwakilan dari jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh menghadiri sebuah acara keagamaan dan pendidikan yang bernilai tinggi bagi anak-anak. Agenda penting berupa Wisuda Tahfidz dan Iqro’ bagi siswa tingkat SD dan SMP Plus Muhammadiyah ini dilaksanakan secara bersamaan dengan upacara perpisahan serta pelepasan murid Kelas VI di Gedung Nasional pada hari Minggu (14/06/2026).
Wisuda Tahfidz dan Iqro’ SD-SMP Plus Muhammadiyah ini dihadiri oleh Wali Kota Sungai Penuh yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Nasran, S.E., M.Si. Kehadiran pihak pemerintah daerah ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap perkembangan generasi muda yang taat beragama di wilayah setempat.
Upacara wisuda penghafal Al-Qur’an dan kelulusan ini juga diramaikan oleh kedatangan sejumlah tokoh penting dan pemuka agama. Beberapa nama yang tampak hadir di lokasi acara adalah Ketua PWM Jambi Buya Suhaimi Chan, B.A., Ketua PDM Kota Sungai Penuh Ustadz Yudesman, M.Ag., serta Kepala Sekolah SD dan SMP Plus Muhammadiyah Kota Sungai Penuh Hidayat, M.Pd.

Selain para pejabat dan pimpinan organisasi, ruang pertemuan di Gedung Nasional juga dipenuhi oleh kehadiran seluruh jajaran majelis guru, tenaga kependidikan sekolah, serta para orang tua atau wali murid yang datang mendampingi anak-anak mereka dengan perasaan bangga.
Nasran yang bertindak membacakan pidato resmi dari Wali Kota Sungai Penuh menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada segenap pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Sungai Penuh. Pujian tersebut diberikan atas andil besar seluruh keluarga besar sekolah yang terus konsisten membangun sistem pendidikan Islam yang modern dan maju.
Pihak Pemerintah Kota Sungai Penuh turut menyuarakan ucapan selamat yang mendalam kepada seluruh anak-anak peserta wisuda tahfidz, khatam iqro’, serta para siswa Kelas VI SD Plus Muhammadiyah yang telah berhasil menyelesaikan masa belajar mereka dengan hasil yang memuaskan.
Pemerintah daerah menganggap pola pendidikan yang diterapkan di lingkungan SD-SMP Plus Muhammadiyah ini bisa menjadi sebuah benteng pertahanan moral yang sangat kokoh bagi masa depan anak-anak di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan kepanduan Hizbul Wathan, seni bela diri Tapak Suci, hingga program hafalan Al-Qur’an, sekolah dinilai sukses melahirkan generasi muda yang pintar, Islami, serta siap menghadapi masa depan. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.

