Edukasi Politik Kebangsaan Digelar RIE, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Ajak Warga Rawat Demokrasi Sehat

Batu Bara, Redaksisatu.Id.batubara—Edukasi Politik Kebangsaan dengan mengusung tema besar Menepis Apatisme, Merawat Demokrasi sukses diselenggarakan oleh lembaga Rumah Informasi dan Edukasi atau RIE Batu Bara. Agenda penting ini dilaksanakan di dalam Aula Kantor Bupati Batu Bara yang terletak di Desa Perkebunan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh. Acara tersebut bergulir dengan tertib pada hari Minggu, 21 Juni 2026.

Edukasi Politik Kebangsaan ini menghadirkan Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian yang bertindak langsung sebagai salah satu narasumber utama. Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh nasional penting lainnya seperti Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung serta Komisioner KPU RI Betty Epsilon Idroos yang ikut memaparkan materi kebangsaan di hadapan para peserta.

Sejumlah jajaran pengurus organisasi dan instansi terkait tampak hadir memadati ruangan acara. Di antaranya adalah Ketua RIE Batu Bara Wan Azimah, Pendiri RIE Batu Bara H. Yusriadi S. Pane, serta anggota DPRD Kabupaten Batu Bara. Selain itu, Ketua KPU Batu Bara, anggota Bawaslu, Ketua Pujakesuma, kelompok mahasiswa, generasi muda, beserta bermacam-macam elemen masyarakat ikut berpartisipasi aktif.

uka

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian memanfaatkan momen berharga ini untuk memberikan santunan berupa tali asih secara simbolis. Bantuan tersebut diserahkan khusus bagi anak-anak yang berhasil kembali melanjutkan jenjang sekolah mereka melalui bantuan program pendidikan yang digagas oleh RIE Batu Bara.

Dalam sesi pemaparan materi, Baharuddin Siagian menjelaskan bahwa langkah menaikkan kesadaran berpolitik di lingkungan warga merupakan hal utama demi menciptakan sistem demokrasi yang sehat. Jalannya demokrasi di daerah harus diisi dengan mengutamakan kualitas, menjaga sopan santun, memegang teguh etika, serta menumbuhkan sikap saling menghormati antarwarga demi memajukan wilayah Kabupaten Batu Bara.

Pihak pemerintah daerah juga memberikan perhatian serius terhadap gejala sikap acuh tak acuh atau apatis yang masih melanda masyarakat, terutama kelompok pemuda. Sebagai solusi konkret, pemerintah berkomitmen untuk terus menyediakan wadah komunikasi terbuka serta forum musyawarah yang luas agar seluruh lapisan warga bisa merasa ikut andil dalam menyukseskan program pembangunan daerah.

Komisioner KPU RI Betty Epsilon Idroos ikut menambahkan pandangannya bahwa sistem demokrasi sejatinya bukan merupakan sebuah tujuan akhir dari bernegara. Demokrasi merupakan sebuah proses panjang yang wajib terus dipantau dan dinilai secara berkala agar bisa melahirkan tatanan kehidupan berbangsa serta bernegara yang jauh lebih baik dari waktu ke waktu.

uka

Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung turut menyampaikan pandangan pentingnya mengenai dunia politik. Ia menjelaskan bahwa sistem demokrasi merupakan sebuah alat atau sarana yang sah untuk mengantarkan masyarakat luas menuju pintu gerbang kesejahteraan hidup yang merata.

Melalui penyelenggaraan acara ini, Bupati Baharuddin Siagian menaruh harapan besar agar pemahaman politik warga bisa semakin berkembang dan rasa cinta tanah air tumbuh semakin kokoh. Keaktifan publik dalam mengawal jalannya demokrasi diharapkan bisa terus meningkat secara konsisten demi mewujudkan cita-cita Kabupaten Batu Bara yang maju, hidup sejahtera, serta memiliki daya saing yang kuat. (OK. Zulfan).

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Batu Bara.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news