Lingkungan Hidup Samosir Dijaga Ketat, Pemkab Dan HKBP Bersatu

Samosir, Redaksisatu.Id.Batubara — Lingkungan hidup Samosir terus dirawat secara intensif melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan pimpinan Gereja HKBP.

Pelestarian lingkungan hidup Samosir tersebut ditegaskan dalam Seminar Lingkungan Hidup bertema Memelihara Bumi, Tugas Panggilan Kita Bersama di Hotel Sitiotio pada Kamis (30/07/2026).

Pemerintah daerah yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tunggul Sinaga menyatakan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan kewajiban bersama demi masa depan generasi mendatang.

hid

Tunggul menyampaikan apresiasi atas keputusan pemerintah pusat yang tegas mencabut izin perusahaan perusak lingkungan demi melindungi keberlanjutan wisata Danau Toba.

Rangkaian acara seminar ini juga diisi dengan penanaman pohon di area Geopark untuk memperluas ketersediaan ruang terbuka hijau di Kabupaten Samosir.

hid

Ephorus HKBP Victor Tinambunan menekankan pentingnya tindakan nyata merawat bumi melalui penerapkan pola 5R yaitu Repent, Reuse, Reduce, Replant, dan Recycle.

Victor mengingatkan seluruh masyarakat untuk menghentikan pola hidup konsumtif agar dapat mewariskan mata air yang bersih dan bukan air mata bagi anak cucu kelak.

Kepala Departemen Koinonia HKBP Donal Sinaga menambahkan bahwa masalah kerusakan alam merupakan isu moral yang bisa menghancurkan tatanan ekonomi masyarakat jika dibiarkan.

hid

Kegiatan ini turut dihadiri Praeses HKBP Distrik VII Samosir Rintalori Sianturi, Kadis Lingkungan Hidup Edison Pasaribu, Kabag Kesra Try Endis Manalu, serta para pendeta dari Sumatra dan Aceh.

Hadir pula perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama para narasumber yakni Pastor Walden Sitanggang, Delima Silalahi, dan Irma Simanjuntak. (Red/Rel).

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news