Jakarta, Redaksisatu.Id.batubara — Penanganan dampak bencana alam terus dipercepat oleh jajaran militer guna meringankan beban warga terdampak. Pada Hari Kedelapan Gempa NTT, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyalurkan total 695,170 ton bantuan logistik hingga Sabtu (22/08/2026).
Hari Kedelapan Gempa NTT ini diwarnai dengan pengerahan sebanyak 5.832 personel gabungan di lapangan. Pasukan disebar ke berbagai titik wilayah bencana untuk memimpin proses evakuasi, pemulihan kawasan, hingga membantu aktivitas harian warga Nusa Tenggara Timur.
Guna memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan geografis, pihak militer menyiagakan 27 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista). Rincian alutsista yang diterjunkan meliputi 21 unit pesawat udara, 5 kapal KRI, serta 1 kapal AD ADRI yang difokuskan untuk mobilitas serta pengangkutan barang bantuan.

Pengiriman bantuan logistik jalur udara pada hari kedelapan saja tercatat mencapai 41,727 ton. Angka pengiriman tersebut makin memperbesar akumulasi pasokan bahan pokok dan kebutuhan darurat yang sudah disalurkan oleh jajaran TNI.
Pihak TNI terus mempererat sinergi bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, serta lembaga terkait lainnya. Koordinasi lintas instansi ini dijalankan secara intensif agar seluruh bantuan kemanusiaan terbagi secara adil dan tepat sasaran kepada para korban. (Red/Rel).
Sumber: Puspen TNI.

