Nusa Tenggara Timur, Redaksisatu.Id.batubara — Kepedulian terhadap kondisi psikologis masyarakat terdampak bencana terus ditunjukkan oleh jajaran militer di lapangan. Jajaran TNI melalui Korem 161/Wira Sakti menggelar kegiatan pendampingan mental bagi anak-anak penyintas gempa bumi Flores yang berada di lokasi pengungsian Lapangan Berdikari, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (22/08/2026).
Trauma Healing Korem 161 tersebut dihadirkan sebagai langkah nyata untuk memulihkan kesehatan jiwa serta membuang rasa takut para bocah akibat guncangan bencana. Pengalaman traumatik saat bencana terjadi dinilai dapat mengganggu perkembangan emosional anak jika tidak segera ditangani secara memadai.
Prajurit Korem 161/WS terjun langsung mengajak puluhan anak berinteraksi dan bermain bersama dalam suasana penuh kehangatan. Pendampingan psikososial ini dirancang khusus guna meredakan kecemasan sekaligus membangkitkan kembali rasa percaya diri anak-anak di tenda darurat.

Beragam sarana hiburan serta wahana permainan menyenangkan disediakan khusus oleh petugas di lokasi pengungsian. Anak-anak diajak menikmati fasilitas rumah balon, trampolin, odong-odong, hingga bermacam permainan edukatif yang disambut dengan gembira oleh para peserta.
Inisiatif kemanusiaan ini membuktikan bahwa kehadiran TNI tidak sekadar berfokus pada evakuasi fisik dan penyaluran bantuan logistik semata. Pendampingan mental secara konsisten terus diberikan agar generasi muda di area bencana dapat merasa aman dan kembali ceria menjalani masa pemulihan. (Red/Rel).
Sumber: Puspen TNI.

