Cegah Banjir dan Lingkungan Kumuh, Babinsa dan Warga Bersama Bersihkan Parit di Siantar Martoba

Pematangsiantar, Redaksisatu.Id.Batubara — Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak cukup hanya dibebankan kepada petugas kebersihan dinas terkait semata. Kesadaran tersebut dibuktikan secara nyata oleh warga di sepanjang kawasan Jalan Rindung RT 01/RW 01, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.
Masyarakat setempat bersama jajaran aparat Babinsa memilih turun langsung ke lapangan untuk membersihkan saluran parit serta lingkungan sekitar jalan. Aksi sosial kebersihan lingkungan ini dilaksanakan secara bergotong royong pada hari Jumat (25/09/2026).
Kegiatan gotong royong kebersihan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 01/Siantar Utara Kodim 0207/Simalungun Sertu Sumihar Hasibuan. Pihaknya berkolaborasi dengan warga sekitar yang antusias mengikuti aksi pembersihan area pemukiman.
Fokus utama pembersihan menyasar pada saluran parit pembuangan air serta area bahu jalan di sepanjang Jalan Rindung yang mulai tampak kotor. Tumpukan sampah rumah tangga serta material tanah yang mengganggu aliran air diangkut secara bersama-sama oleh warga.

anj

Sertu Sumihar Hasibuan menjelaskan bahwa agenda gotong royong ini tidak hanya ditujukan untuk membuat lingkungan terlihat bersih dan rapi secara fisik semata. Aksi ini juga dirancang untuk menumbuhkan kesadaran kolektif warga agar mau menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sumihar memberikan imbauan langsung kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Warga diminta secara bersama-sama merawat keasrian lingkungan pemukiman tempat tinggal mereka.
Ia menegaskan bahwa urusan menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Jika warga memiliki kepedulian tinggi dan mau bergerak bersama, maka lingkungan pemukiman dipastikan akan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni.
Aksi pembersihan parit saluran air ini menjadi wujud kepedulian nyata aparat Babinsa terhadap kondisi lingkungan serta kesejahteraan warga di wilayah binaannya. Langkah ini diambil guna mengantisipasi bahaya banjir serta genangan air saat cuaca buruk.
Kehadiran jajaran Babinsa di tengah warga diharapkan dapat menghidupkan kembali budaya gotong royong yang menjadi tradisi kemasyarakatan. Aparat mengedukasi warga agar tidak menunggu lingkungan kotor terlebih dahulu baru melakukan aksi pembersihan.
Menjaga kebersihan dan kerapian kawasan pemukiman diharapkan dapat ditanamkan menjadi kebiasaan hidup sehari-hari bagi seluruh warga. Budaya bersih dinilai sebagai kunci utama dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang sehat dan bebas penyakit.
Dengan kondisi saluran parit yang terawat serta aliran air yang lancar, masyarakat setempat dapat beraktivitas secara nyaman setiap harinya. Kesadaran bersama ini menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas lingkungan di kawasan Siantar Martoba secara bertahap. (Suherman).
Sumber: Penerangan Kodim 0207 Simalungun.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news