Percepatan Pembangunan Desa, 4 Nagori di Simalungun Gelar Musyawarah Kerja Bersama Babinsa

Simalungun, Redaksisatu.Id.Batubara — Perencanaan pembangunan yang terukur di tingkat nagori menjadi kunci utama agar seluruh program pemerintah dapat menjawab kebutuhan warga. Hal inilah yang menjadi fokus utama dalam ajang Musyawarah Rencana Kerja Pemerintahan Nagori di Kabupaten Simalungun pada hari Jumat (25/09/2026).
Musyawarah besar ini melibatkan empat nagori sekaligus di wilayah Kecamatan Dolok Batunanggar. Rapat koordinasi ini diselenggarakan untuk merumuskan arah kebijakan serta prioritas pembangunan desa untuk masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 05/Serbelawan Kodim 0207/Simalungun Serda Suprat hadir secara langsung mengawal jalannya diskusi. Kehadirannya difokuskan untuk menyimak dan mengawal penyusunan rencana kerja dari empat nagori binaan.
Empat wilayah yang terlibat dalam musyawarah perencanaan ini meliputi Nagori Dolok Merangir II, Nagori Dolok Tenera, Nagori Selinduk, dan Nagori Kahean. Seluruh pemangku kepentingan duduk bersama menyelaraskan usulan program kerja.
Forum musyawarah ini menyediakan ruang diskusi terbuka bagi jajaran pemerintah nagori, tim pendamping desa, hingga para tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai pihak bertujuan untuk memetakan kebutuhan riil yang mendesak di lapangan.
Kehadiran Babinsa dalam musyawarah ini memegang peran strategis untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI dan aparat desa. Kerja sama ini penting guna memastikan agenda pembangunan berjalan dengan aman dan lancar.
Selama proses perencanaan berlangsung, Babinsa juga berikhtiar menyerap berbagai informasi serta dinamika persoalan yang dihadapi oleh warga lokal. Data lapangan ini menjadi bahan masukan berharga dalam menentukan skala prioritas pembangunan.

desa

Kegiatan perencanaan ini dihadiri oleh jajaran Pangulu dari keempat nagori beserta Kasi PMN Sukanti. Tampak hadir pula Tenaga Ahli Kabupaten Simalungun Arjuna serta Kasi Pemerintahan Mariani Purba.
Dukungan forum diperkuat oleh kehadiran para Pendamping Desa dan Ketua Maujanah dari masing-masing nagori. Jajaran Gamot, perangkat nagori, para bidan desa, hingga kader ibu-ibu PKK turut aktif mengawal jalannya penyusunan program.
Seluruh rangkaian musyawarah dilaksanakan secara partisipatif dengan mengedepankan keterlibatan banyak pihak. Pendekatan ini diambil agar rancangan program kerja disusun secara terarah dan tepat sasaran.
Bagi pihak TNI, keterlibatan aktif Babinsa dalam agenda kemasyarakatan merupakan bagian integral dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial. Langkah ini sekaligus memperkokoh ikatan silaturahmi dengan warga di area binaannya.
Melalui sinergi yang kokoh antara TNI, pemerintah nagori, dan warga, penyusunan skala prioritas pembangunan desa diharapkan dapat terlaksana secara optimal demi kemajuan kawasan Simalungun. (Ramlan Purba).
Sumber: Penerangan Kodim 0207 Simalungun.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news