Jakarta, Redaksisatu.Id.Batubara — Amanah penasihat negara resmi disematkan kepada akademisi kondang Rocky Gerung di lingkungan Istana Kepresidenan. Tokoh pemikir publik ini kini memegang peran strategis di dalam lingkar pemerintahan pusat.
Amanah penasihat negara tersebut diberikan secara langsung melalui pengangkatan resmi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Rocky Gerung ditetapkan menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres.
Upacara pelantikan kenegaraan ini diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (02/10/2026). Pengangkatan ini menandai masuknya sang akademisi ke dalam jajaran pejabat penasihat presiden.
Landasan hukum pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026. Dokumen resmi tersebut mengatur tentang Pengangkatan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Naskah Keputusan Presiden dibacakan secara khidmat di hadapan seluruh peserta upacara. Pembacaan dilakukan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.

Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung pembacaan lafal sumpah dan janji jabatan di ruang upacara. Seluruh pejabat Wantimpres yang dilantik mengikuti ucapan pengukuhan yang didiktekan oleh Kepala Negara.
Dalam ikrar sumpah tersebut, para pejabat berjanji untuk selalu setia kepada nusa, bangsa, serta negara. Mereka bersumpah akan memenuhi seluruh kewajiban yang ditanggungkan oleh jabatan penasihat presiden.
Setelah pengucapan sumpah selesai dilaksanakan, prosesi berlanjut ke tahap penandatanganan dokumen resmi. Para pejabat Wantimpres menandatangani berita acara pelantikan secara bergantian di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan selesainya seluruh rangkaian prosesi tersebut, Rocky Gerung resmi menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo. Akademisi kelahiran Manado 20 Januari 1959 ini siap memberikan pertimbangan strategis kepada pimpinan negara.

Pelantikan Rocky Gerung dilaksanakan secara bersamaan dengan pengangkatan puluhan tokoh nasional lainnya. Presiden Prabowo Subianto melantik sebanyak 26 anggota Wantimpres dalam kesempatan berharga ini.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dipercaya mengemban tugas sebagai Ketua Wantimpres. Kepemimpinan Wantimpres diperkuat dengan susunan pengurus baru.
Politisi senior Hatta Rajasa ditetapkan untuk menduduki posisi Wakil Ketua Wantimpres. Sementara itu, pengamat politik Muhammad Qodari dilantik untuk mengisi jabatan Sekretaris Wantimpres.
Masuknya puluhan figur dari beragam latar belakang diharapkan dapat memperkuat fungsi pertimbangan presiden. Dewan Pertimbangan Presiden bertugas memberikan masukan berharga terkait arah kebijakan strategis bangsa.
Upacara pengangkatan pejabat penasihat negara ini berlangsung secara lancar, tertib, dan khidmat. Kehadiran para pimpinan lembaga tinggi negara turut menyemarakkan acara hingga akhir. (Red/Rel).

