Serdang Bedagai, Redaksisatu.Id.Batubara — Langkah strategis pendidikan Islam terus dipacu melalui penguatan struktur kepengurusan dan perluasan prasarana belajar. Upaya ini diwujudkan demi mencetak generasi muda yang unggul serta berakhlak mulia.
Langkah strategis pendidikan tersebut diwujudkan dalam momentum pelantikan Pengurus Daerah (PD) Al Wasliyah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masa bakti 2026-2031. Agenda organisasi ini diselenggarakan di halaman Madrasah Al Wasliyah Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sabtu (03/10/2026).
Prosesi pengukuhan jajaran pengurus dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al Wasliyah Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara. Kepemimpinan PD Al Wasliyah Sergai resmi diserahkan kepada Ustadz Dauli Damanik sebagai ketua.
Ustadz Dauli Damanik dalam menjalankan roda organisasi bakal didampingi oleh Zainal Arifin yang menjabat sebagai sekretaris. Posisi bendahara dipercayakan kepada Musriadi beserta jajaran pengurus daerah lainnya.
Dalam amanatnya di hadapan para mualim dan mualimah, Dedi Iskandar Batubara mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam berorganisasi. Anggota DPD RI ini mengimbau seluruh kader agar tidak mencari keuntungan pribadi, jabatan, atau kepentingan politik menjelang Pileg 2029.
Dedi menekankan bahwa niat yang tulus dalam mengurus Al Wasliyah akan mendatangkan kemudahan dari Allah SWT. Niat pengabdian mutlak menjadi landasan utama gerakan organisasi keagamaan ini.

Pihak PW Al Wasliyah Sumut menyampaikan apresiasi tinggi kepada PD Al Wasliyah Serdang Bedagai atas langkah mengaktifkan kembali Madrasah Aliyah Kejuruan pada tahun 2026. Kehadiran sekolah kejuruan ini dinilai sangat krusial bagi masa depan para murid.
Saat ini lahan yang tersedia untuk pendirian Madrasah Aliyah Kejuruan tercatat seluas 1.600 meter persegi dari hasil wakaf. Namun, secara administratif aturan mendirikan madrasah kejuruan masih memerlukan ketersediaan area minimal.
Kekurangan areal lahan tercatat seluas 600 meter persegi atau setara dengan 2 rante tanah di sekitar lokasi utama. Lahan tambahan tersebut ditawarkan dengan nilai harga sebesar Rp60 juta.
Pelunasan kekurangan area tanah tersebut harus segera diselesaikan agar proses kelengkapan izin operasional sekolah dapat direalisasikan. Langkah penggalangan donasi pun langsung digelorakan di lokasi acara.
Melalui budaya gotong royong, Dedi meyakini pengelolaan 600 sekolah Al Wasliyah di Sumatera Utara akan kian solid. Sinergi antarkepala sekolah dipandang sanggup memajukan fasilitas pendidikan secara mandiri.
Dedi juga membawa kabar gembira mengenai program bantuan pemerintah pusat bagi lembaga pendidikan keagamaan. Sebanyak 131 sekolah madrasah Al Wasliyah di Sumatera Utara dipastikan menerima bantuan dana revitalisasi sekolah pada tahun 2026.
Bantuan perbaikan fisik dari pemerintah pusat ini menyasar tingkatan Ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga Aliyah. Saat ini seluruh berkas administratifnya sedang dalam tahapan proses pengurusan.
PW Al Wasliyah Sumut turut mengingatkan pesan terkait kewenangan pengangkatan dan pemberhentian kepala sekolah. Hak pembuatan SK bagi kepala TK, SD, hingga SMP kini diputuskan berada di tangan pengurus.

Dedi berpesan agar kewenangan ini tidak dijalankan secara arogan oleh para pengurus. Pemilihan kepala sekolah wajib mengedepankan sosok yang memiliki visi pembangunan serta mampu menjaga kekompakan.
Pihak pengurus juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai beserta jajaran Forkopimda. Dukungan dan pembinaan pemerintah daerah terhadap Al Wasliyah dinilai sangat berarti.
Sementara itu, Ketua PD Al Wasliyah Sergai Ustadz Dauli Damanik menjelaskan alasan pemilihan lokasi pelantikan di halaman madrasah. Langkah ini diambil untuk menunjukkan komitmen nyata organisasi terhadap dunia pendidikan.
Dauli menegaskan bahwa hadir langsung di tengah lingkungan madrasah memungkinkan pengurus melihat kondisi riil fasilitas belajar. Perhatian penuh dapat langsung dicurahkan kepada para siswa dan guru.
Aksi penggalangan dana yang digelar di sela acara berhasil menghimpun sumbangan secara spontan sebesar Rp52 juta. Kekurangan dana senilai Rp8 juta sisanya ditutupi langsung oleh PW Al Wasliyah Sumatera Utara.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan. Hadir pula Kajari Serdang Bedagai Rahmad Isnaini serta Sekretaris PW Al Wasliyah Sumut Alim Nur Nasution.
Jajaran Majelis Pendidikan PD Al Wasliyah Sergai Abdul Firman serta para kepala sekolah madrasah se-Kabupaten Serdang Bedagai turut hadir memadati lokasi. Kehadiran para tokoh ini menegaskan soliditas dalam memajukan pendidikan warga. (Rasum).

