Medan, Redaksisatu.Id.batubara — Kasus penganiayaan terhadap ibu hamil terjadi di Kota Medan. Seorang perempuan berinisial NZ (24), warga Pekan Labuhan, menjadi korban kekerasan hingga mengalami pendarahan dan harus menjalani perawatan intensif.
Ibu hamil di Medan ini diketahui tengah mengandung tujuh bulan saat peristiwa terjadi pada Rabu (25/03/2026). Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan pada Jumat (27/03/2026).
Saat ini, korban masih dirawat di RSU Delima Martubung akibat luka yang dideritanya. Kondisinya dilaporkan mengalami nyeri hebat di bagian pinggang dan trauma pascakejadian.
Peristiwa ini bermula saat korban hendak melihat kondisi bibinya yang terlibat keributan dengan tetangga di Lingkungan 23 Pekan Labuhan. Namun, setibanya di lokasi, korban justru menjadi sasaran kekerasan.
Seorang pria berinisial Raihan alias Siba (23) diduga melakukan penganiayaan hingga korban terjatuh dan pingsan. Dalam kondisi hamil, korban tidak mampu melawan saat kejadian berlangsung.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut mengaku prihatin. Korban disebut sebagai pribadi yang pendiam, namun menjadi korban kekerasan hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Setelah kejadian, korban mengalami pendarahan dan harus mendapatkan penanganan medis serius. Kondisi ini membuat keluarga merasa cemas, mengingat usia kandungan korban yang sudah memasuki tujuh bulan.
Sementara itu, pelaku diduga melarikan diri setelah mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi. Informasi yang beredar menyebutkan pelaku berada di kawasan Mabar, Kecamatan Medan Deli.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kasus ini menjadi perhatian warga karena melibatkan korban seorang ibu hamil yang seharusnya mendapat perlindungan. (Febi).

