Pembunuhan di Binjai Terungkap, Mayat dalam Mobil Ternyata Korban Kekerasan

Binjai, Redaksisatu.Id.batubara — Pembunuhan di Binjai akhirnya terungkap setelah kasus penemuan mayat dalam mobil dipastikan sebagai tindak kriminal. Korban diketahui bernama Risyanto alias Tenggo (53).

Pembunuhan di Binjai ini sebelumnya menghebohkan warga. Korban ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Avanza yang terparkir di halaman sebuah rumah sakit di kawasan Binjai Timur.

Kapolres Binjai Mirzal Maulana, Kamis (19/03/2026), menyampaikan bahwa polisi telah menangkap satu orang yang diduga sebagai pelaku.

“Sudah satu orang kami amankan. Namun, kasus ini masih terus kami dalami untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain,” ujarnya.

Tersangka berinisial NG (41), warga Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Ia ditangkap di wilayah Namorambe pada Selasa (17/03/2026) setelah dilakukan pengejaran intensif oleh Tim Cobra Satreskrim.

Kasus ini bermula saat sebuah mobil datang ke rumah sakit dengan tujuan meminta pertolongan medis. Namun, setelah diperiksa oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Orang-orang yang mengantarkan korban kemudian meninggalkan lokasi, sehingga jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Hasil pemeriksaan forensik mengungkap adanya tanda-tanda kekerasan berat pada tubuh korban. Ditemukan luka memar, lecet, luka terbuka, hingga patah tulang iga dan pendarahan di rongga dada.

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat penganiayaan berat yang berujung pada kematian.

Tim Cobra bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka dalam waktu sekitar 14 jam tanpa perlawanan.

Dari hasil penggeledahan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dari rumah tersangka di wilayah Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

Saat ini, tersangka telah ditahan dan dijerat dengan pasal penganiayaan berat sesuai ketentuan KUHP. Polisi masih terus mengembangkan kasus untuk memastikan ada tidaknya pelaku lain dalam peristiwa tersebut. (Red/Rel).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news