Jakarta — Mudik Lebaran 2026 menjadi perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran kementerian dan lembaga memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus mudik Idulfitri tahun ini.
Mudik Lebaran 2026 dibahas langsung oleh Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (14/3/2026). Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa antrean panjang di berbagai fasilitas transportasi harus dapat dikendalikan.
Presiden Prabowo secara tegas meminta peningkatan kualitas pelayanan di berbagai titik transportasi utama. Ia menyoroti pentingnya pengaturan di rest area, pelabuhan, bandara, serta stasiun kereta api agar tidak terjadi antrean yang tidak terkendali.
“Saya minta kualitas pelayanan di rest area, pelabuhan, bandara dan di semua stasiun ditingkatkan. Usahakan tidak ada antrean yang tidak terkendali,” tegas Presiden Prabowo dalam sidang kabinet tersebut.
Selain pelayanan, Presiden juga menyoroti kebijakan diskon tarif transportasi yang telah disiapkan pemerintah untuk membantu masyarakat selama periode mudik.
Presiden Prabowo meminta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan program diskon tersebut dapat berjalan secara optimal. Kebijakan tersebut mencakup potongan harga untuk tiket pesawat, kereta api, kapal laut, hingga tarif jalan tol.
Menurut Presiden, kebijakan diskon tersebut harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan di setiap titik transportasi agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Presiden juga memberikan arahan kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mengerahkan berbagai sarana yang dimiliki TNI dan Polri.
Presiden menilai sejumlah aset milik TNI dapat dimanfaatkan untuk membantu kelancaran perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran.
Ia menyebutkan bahwa TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Darat memiliki kapal yang berpotensi digunakan untuk membantu transportasi mudik jika diperlukan.
Presiden juga meminta agar koordinasi antara TNI, Polri, dan Kementerian Perhubungan dilakukan secara maksimal guna memastikan seluruh fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif.
Selain aspek transportasi, Presiden juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas berbagai layanan penting selama masa mudik.
Ia mengingatkan agar pasokan bahan bakar minyak, ketersediaan listrik, serta jaringan internet tetap terjaga stabil selama periode Lebaran.
Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam arahannya, Presiden meminta Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Perdagangan, serta Menteri Pertanian untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.
Menurut Presiden Prabowo, Lebaran tahun ini merupakan Idulfitri kedua yang dijalani oleh pemerintahannya. Karena itu, seluruh jajaran diminta bekerja maksimal untuk menjaga stabilitas pelayanan dan kebutuhan masyarakat.
Pemerintah berharap dengan koordinasi yang baik antarinstansi, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Red/Rel).

