Asahan — Masjid Al-Ikhlas Mutiara resmi difungsikan untuk masyarakat setelah diresmikan dalam rangkaian Safari Ramadan Khusus 1447 H / 2026 M Pemerintah Kabupaten Asahan. Peresmian berlangsung di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Jumat (27/02/2026).
Masjid Al-Ikhlas Mutiara diresmikan langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin. Prosesi diawali dengan penandatanganan prasasti dan dilanjutkan pemotongan pita sebagai tanda resmi penggunaan masjid. Acara berlangsung khidmat dan disaksikan tamu undangan serta masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah, Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan, pimpinan OPD, MUI Kabupaten Asahan, perwakilan Dandim 0208, perwakilan Kapolres Asahan, serta Forkopimcam Kisaran Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Asahan menyerahkan bingkisan kepada Ketua BKM Masjid Al-Ikhlas dan santunan kepada 25 anak yatim serta dhuafa. Secara simbolis, bantuan diberikan kepada lima anak yatim dan lima kaum dhuafa. Pemerintah juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp3.000.000 dan satu unit air cooler untuk menunjang kenyamanan jamaah.
BAZNAS Kabupaten Asahan turut menyalurkan 10 paket sembako bagi kaum dhuafa sebagai bagian dari kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Ketua BKM Masjid Al-Ikhlas, Ahmad Rudi Saragih, menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan Safari Ramadan. Ia menjelaskan pembangunan masjid dimulai sejak 2020. Masjid kecil yang sebelumnya digunakan akan dialihfungsikan menjadi Taman Baca Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan keagamaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Taufik Zainal Abidin mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan masjid. Ia berharap Masjid Al-Ikhlas menjadi pusat kebersamaan masyarakat, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan antar sesama.
Ia menegaskan bahwa pembangunan masjid bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai kebersamaan dan persaudaraan. Pemerintah berharap masjid dapat dimakmurkan sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan.

Tausiah sekaligus doa penutup disampaikan oleh Salman Abdullah Tanjung. Ia mengingatkan pentingnya bersyukur atas nikmat Allah SWT dan mendorong masyarakat menanam “saham akhirat” melalui amal jariyah, termasuk membangun dan memakmurkan masjid.
Menurutnya, masjid adalah tempat yang paling dicintai Allah SWT. Karena itu, masyarakat diajak menjaga kebersihan, memanfaatkan masjid sebagai pusat ilmu, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap tercipta masyarakat yang semakin peduli, rukun, dan religius. (OK.Zulfan).
Sumber: Dinas Kominfi Kabupaten Asahan.

