Sungai Penuh, Redaksisatu.Id.batubara — Pasar Tanjung Bajure menjadi fokus penataan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Sekretaris Daerah Kota Alpian turun langsung melakukan peninjauan pada malam hari, Rabu (25/03/2026).
Pasar Tanjung Bajure ditinjau pada malam hari sebagai bagian dari langkah penertiban dan penataan kawasan pasar agar lebih tertib, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Alpian didampingi oleh jajaran Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas PUPR, serta instansi terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah dalam membenahi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Pasar Tanjung Bajure juga ditata melalui peran Dinas PUPR yang melakukan penataan lokasi pedagang. Proses ini dilakukan pada malam hari untuk menghindari gangguan terhadap aktivitas jual beli yang berlangsung di siang hari.
Sekda Alpian menegaskan bahwa penataan pasar dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Tujuannya untuk menciptakan kondisi pasar yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Ia juga menyampaikan bahwa penataan ini diharapkan dapat memperbaiki wajah Kota Sungai Penuh sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di sektor perdagangan.

“Penataan ini kita lakukan agar pasar lebih tertib dan nyaman, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan pengawasan agar pasar sebagai pusat ekonomi rakyat dapat memberikan kenyamanan maksimal.
Dengan langkah ini, diharapkan Pasar Tanjung Bajure menjadi lebih tertata dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.

