Halalbihalal KPPU, Perkuat Komitmen Persaingan Usaha Sehat dan Berintegritas

Jakarta, Redaksisatu.Id.batubara — Halalbihalal KPPU menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan persaingan usaha yang sehat dan berkeadilan. Kegiatan ini digelar oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha pada Senin (30/03/2026) di Ruang Erwin Syahril, Kantor KPPU, Jakarta Pusat.

Halalbihalal KPPU dihadiri Ketua, Wakil Ketua, Anggota KPPU, pejabat struktural, serta seluruh pegawai Sekretariat Jenderal, baik dari kantor pusat maupun wilayah. Sejumlah pimpinan terdahulu juga turut hadir, di antaranya Soy Pardede, A.M. Tri Anggraini, Chandra Setiawan, dan Syarkawi Rauf.

halalbihalal

Mengusung tema “Dalam Silaturahmi Kita Bersatu, Dalam Persaingan Kita Bertumbuh”, kegiatan ini menjadi sarana refleksi bersama dalam memperkuat nilai kebersamaan di tengah tantangan pengawasan persaingan usaha yang semakin kompleks.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta artinya. Suasana berlangsung sederhana dan khidmat sebelum memasuki sambutan Ketua KPPU.

Ketua KPPU, M. Fanshurullah Asa menekankan pentingnya menjaga kebersamaan serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas pengawasan.

“Mari kita jadikan kegiatan halalbihalal ini sebagai langkah awal untuk mempererat tali persaudaraan, tidak hanya dalam momen ini, tetapi juga dalam setiap langkah ke depan,” ujarnya.

halalbihalal

Ia juga mengajak seluruh insan KPPU menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbarui semangat kerja serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh Adiwarman Azwar Karim yang menekankan pentingnya nilai kejujuran, keadilan, dan etika dalam aktivitas ekonomi, termasuk dalam praktik persaingan usaha.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan musafahah sebagai simbol saling memaafkan, serta makan siang bersama.

Melalui kegiatan ini, KPPU menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat soliditas internal serta menjalankan peran sebagai pengawas persaingan usaha yang profesional, adil, dan berintegritas demi terciptanya iklim usaha yang sehat di Indonesia. (Red/Rel).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news