Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Sambut 1.752 Mahasiswa KIP-K Masuk Asrama

Banda Aceh l Redaksisatu.Id.batubara

Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyambut kedatangan mahasiswa baru penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (5/8/2025). Sebanyak 1.752 mahasiswa KIP-K secara resmi memasuki asrama USK sebagai bagian dari program pembinaan dan pembekalan awal sebelum memulai perkuliahan.

Kegiatan penerimaan ini berlangsung secara bertahap mulai Tanggal 4 s.d 6 Agustus 2025 di kompleks Asrama Mahasiswa USK. Dari jumlah tersebut, 464 orang merupakan mahasiswa laki-laki, sementara 1.288 orang adalah mahasiswa perempuan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., menyampaikan bahwa program KIP-K merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang merata kepada anak-anak bangsa, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

“Kami menyambut hangat para mahasiswa penerima KIP-K dari seluruh Indonesia, baik dari Aceh maupun luar daerah. Ini adalah hasil perjuangan kalian. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meraih prestasi dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Mustanir.

Lebih lanjut, Prof. Mustanir mengingatkan mahasiswa baru agar menjaga diri dan kesehatan, mengingat mereka kini tinggal jauh dari orang tua. Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan keluarga serta menaati aturan dan tata tertib asrama. Mustanir mengimbau mahasiswa untuk menjaga lingkungan asrama dan kampus sebagai milik bersama, termasuk menjaga fasilitas, air, listrik, serta tidak membuang sampah sembarangan.

“Asrama dan kampus ini adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga bersama. Jika ada masalah, mari kita cari solusi bersama-sama,” pesan Prof. Mustanir kepada Mahasiswa Mahasiswi yang akan memasuki asrama.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama USK, Prof. Dr. Drs. Amiruddin, M.Kes., mengimbau seluruh mahasiswa baru untuk menjaga dan mengamalkan semua nasihat yang telah disampaikan oleh pimpinan universitas maupun pengelola asrama.

Dirinya juga mengingatkan, tujuan utama mereka datang ke Banda Aceh adalah untuk belajar. Oleh karena itu tegas Prof. Amiruddin para Mahasiswa Mahasiswi janganlah mengecewakan orang tua yang telah berjuang dan bersusah payah untuk kesuksesan mereka.

“Serta jangan pula kecewakan kami yang telah menerima kalian di lingkungan asrama. Untuk itu, jalinlah komunikasi dan kerja sama yang baik agar proses pendidikan selama empat tahun ke depan dapat berjalan sukses,” ujar Prof. Amiruddin mengingatkan.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan mahasiswa sangat ditentukan oleh pola hidup dan pola belajar yang disiplin serta terarah. Oleh karenanya, penting bagi mahasiswa untuk menjaga sikap, kesehatan, serta lingkungan sosial selama berada di asrama.

“Jagalah kehidupan kalian sebaik mungkin agar tujuan dan cita-cita yang telah dirancang sejak awal bisa tercapai,” tambahnya.

Program tinggal di asrama bagi mahasiswa KIP-K telah menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan USK setiap tahunnya. Selain sebagai tempat tinggal, asrama juga berfungsi sebagai pusat pengembangan karakter, pembinaan kemandirian, dan penguatan nilai kebersamaan di kalangan mahasiswa. (Red/Rel).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news