Jakarta — Buka puasa bersama Kopassus menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan antara prajurit, keluarga, dan warakawuri di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa yang mewakili Panglima TNI dalam acara yang digelar di Gedung Nanggala Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Minggu (08/03/2026).
Buka puasa bersama keluarga prajurit yang sedang menjalankan tugas dan Warakawuri Dharma Nusa Kopassus tersebut menjadi wadah memperkuat solidaritas di lingkungan TNI. Kegiatan ini juga menjadi bentuk perhatian kepada keluarga prajurit yang telah memberikan dukungan selama para anggota TNI menjalankan tugas negara.
Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan oleh Wakasad, disampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh jajaran Kopassus atas dedikasi dan loyalitas yang terus ditunjukkan dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Panglima TNI menegaskan bahwa prajurit TNI, khususnya Kopassus, harus selalu siap menghadapi perkembangan lingkungan strategis global yang semakin kompleks dan penuh tantangan. Oleh karena itu, profesionalitas dan kesiapan prajurit harus terus ditingkatkan agar mampu menghadapi berbagai dinamika yang berkembang.
Momentum Ramadan juga disebut sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat kualitas diri prajurit, baik dari sisi profesional, intelektual, maupun spiritual. Panglima TNI mengingatkan bahwa kekuatan fisik yang dimiliki prajurit harus diimbangi dengan kecerdasan berpikir serta kejernihan hati dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Jadikan semangat Ramadan sebagai pendorong untuk melakukan transformasi diri. Kekuatan fisik yang luar biasa harus diiringi kecerdasan intelektual dan kejernihan hati,” demikian pesan Panglima TNI yang dibacakan dalam kegiatan tersebut.

Selain kegiatan buka puasa bersama, acara juga diisi dengan pemberian tali asih kepada perwakilan istri prajurit yang sedang bertugas serta kepada Warakawuri Dharma Nusa Kopassus sebagai bentuk penghargaan dan perhatian terhadap keluarga besar prajurit.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah rohani yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan ketulusan dalam pengabdian, serta menjaga semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara prajurit, keluarga, dan para warakawuri sehingga semangat kebersamaan tetap terjaga di lingkungan TNI, khususnya di satuan Kopassus. (Red/Rel).
Sumber: Puspen TNI.

