Medan, Redaksisatu.id.batubara — BBM subsidi Medan mulai langka setelah diberlakukannya kebijakan pembatasan pembelian. Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok, sementara antrean kendaraan di lokasi lain semakin panjang.
BBM subsidi Medan terlihat habis di SPBU Pertamina 14.202.140 yang berada di Jalan AR Hakim, Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area. Saat dilakukan pemantauan, stok BBM subsidi di lokasi tersebut sudah tidak tersedia sejak beberapa jam sebelumnya.
Akibat kondisi ini, para pengendara terpaksa berpindah ke SPBU lain untuk mendapatkan bahan bakar. Situasi ini menambah kepadatan di sejumlah titik pengisian BBM di Kota Medan.
BBM subsidi Medan juga memicu antrean panjang di SPBU Singapore Station 5 yang berada di Jalan Raya Menteng, Kecamatan Medan Denai. Antrean kendaraan, khususnya mobil, tampak mengular hingga memakan sebagian badan jalan.

Kondisi tersebut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi. Kendaraan yang mengantre terlihat bergerak lambat dan menyebabkan kemacetan.
Di tengah situasi ini, pihak SPBU menyampaikan pengumuman melalui pengeras suara. Disampaikan bahwa harga BBM subsidi maupun non-subsidi per 1 April 2026 tidak mengalami perubahan sesuai ketetapan pemerintah.
Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM subsidi. Mereka menilai kebijakan pembatasan pembelian berdampak langsung terhadap ketersediaan bahan bakar di lapangan.
Salah seorang pengendara bernama Hakim mengaku telah mengantre cukup lama, namun belum tentu mendapatkan BBM. Ia khawatir stok akan habis sebelum gilirannya tiba.
Kondisi kelangkaan BBM subsidi Medan ini terjadi sejak diberlakukannya kebijakan pembatasan pembelian pada Rabu (01/04/2026). Kebijakan tersebut memicu lonjakan permintaan di SPBU yang masih memiliki stok.
Sementara itu, pihak pengelola SPBU yang dikunjungi belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi kehabisan stok dan antrean panjang tersebut. (Febi).

