Pakpak Bharat, Redaksisatu.Id.batubara — Musrenbang RKPD Sumut 2027 menjadi forum strategis dalam menyusun arah pembangunan daerah yang lebih terukur dan berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kepala daerah, termasuk perwakilan dari Kabupaten Pakpak Bharat.
Musrenbang RKPD Sumut 2027 dihadiri oleh Franc Bernhard Tumanggor yang memimpin langsung delegasi daerah. Kegiatan berlangsung di Santika Dyandra Hotel, Medan, pada 22 April 2026.
Forum ini dibuka oleh Tito Karnavian yang menegaskan pentingnya kualitas perencanaan dalam pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa perencanaan yang matang dan detail dapat menentukan sebagian besar keberhasilan program pemerintah.
Menurutnya, penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah harus dilakukan secara serius dan terukur agar mampu menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat.
Musrenbang yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema percepatan pertumbuhan berkualitas melalui peningkatan produktivitas, investasi, serta pengembangan industri berbasis potensi daerah. Tema ini menjadi dasar penyelarasan kebijakan pembangunan di masa depan.

Sementara itu, Bobby Afif Nasution menjelaskan bahwa arah pembangunan Sumatera Utara difokuskan pada enam pilar utama. Pilar tersebut mencakup pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, investasi, pengembangan industri lokal, penguatan daya saing, serta pemulihan pascabencana.
Ia menekankan bahwa strategi ini bertujuan agar pembangunan tidak hanya terlihat dari angka pertumbuhan, tetapi juga mampu menghadapi tantangan global dan mengoptimalkan potensi daerah.
Dalam kegiatan tersebut, delegasi Pakpak Bharat yang terdiri dari berbagai OPD dan pemangku kepentingan turut mengikuti sesi diskusi dan pembahasan. Keterlibatan ini diharapkan dapat memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat. (Win).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Pakpak Bharat.

