Batu Bara, Redaksisatu.Id.batubara — Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP akan menjadi motor penggerak baru bagi kemajuan sektor kelautan di wilayah Kabupaten Batu Bara. Komitmen besar ini ditegaskan oleh Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, saat memimpin pertemuan penting terkait koordinasi dan pemantauan program maritim nasional tersebut.
Kampung Nelayan Merah Putih menjadi topik utama dalam rapat yang diselenggarakan di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Desa Perkebunan Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh pada hari Kamis, 4 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Bupati Baharuddin membeberkan besarnya potensi laut daerah dan mengusulkan program prioritas kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP.
Salah satu program utama yang mendesak untuk diwujudkan adalah proyek pengerukan lumpur atau sedimentasi di sepanjang alur sungai. Langkah nyata ini diusulkan agar jalur transportasi kapal milik para nelayan setempat bisa berjalan dengan lancar tanpa terhambat pendangkalan.

Pemerintah Kabupaten Batu Bara juga mengusulkan agar pembangunan kawasan khusus nelayan ini didirikan di lima titik lokasi yang berbeda. Pembangunan infrastruktur penunjang di lima tempat ini diharapkan mampu memperbaiki sarana usaha tangkap ikan serta mendongkrak kesejahteraan hidup masyarakat pesisir.
Selain fasilitas dasar, bupati juga merancang program budidaya khusus bertema udang vaname bagi para pembudidaya lokal. Ditambah lagi, ada usulan pembuatan rumah pengering ikan asin modern yang memanfaatkan teknologi kubah bertenaga surya atau solar dryer dome.
Pihak pemerintah daerah menyatakan dukungan penuh terhadap jalannya program pembangunan kawasan pesisir ini, yang ditargetkan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2029 nanti. Proyek besar besutan Presiden Republik Indonesia ini mematok target pendirian sebanyak 5.269 kampung nelayan di berbagai wilayah Nusantara.
Kehadiran pusat aktivitas nelayan yang tertata rapi ini diyakini akan mendatangkan tiga manfaat utama bagi warga. Keuntungan tersebut meliputi peningkatan hasil produktivitas tangkapan laut, kenaikan pendapatan keluarga nelayan, serta terbukanya banyak lapangan pekerjaan baru di daerah sekitar.

Rapat koordinasi tingkat tinggi ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, Inspektur Jenderal KKP Ade Tajudin Setiawan, Inspektur II KKP Febry Budianto, serta Staf Ahli Menteri Bidang KNP Lutfi.
Turut hadir dalam ruangan rapat yaitu perwakilan Tim Jamintel Kejaksaan Agung Alamsyah, perwakilan Tim BPKP Eko Cahyono, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut Imaida Noor Hasibuan, Kepala Perwakilan BPKP Sumut Farid Firman, jajaran Forkopimda, serta para kepala dinas setempat. (OK. Zulfan).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Batu Bara.

