Trail of The Kings UTMB 2026 Siap Digelar, Bupati Samosir Tegaskan Komitmen Sukseskan Event Dunia

Samosir, Redaksisatu.Id.batubara — Trail of The Kings UTMB 2026 dipastikan akan berlangsung meriah dengan partisipasi sebanyak 1.015 pelari yang datang dari 34 negara berbeda. Ajang lari lintas alam internasional ini dijadwalkan bergulir pada 12 hingga 14 Juni 2026 di Kabupaten Samosir. Kehadiran para atlet lokal dan dunia ini menjadi peluang besar untuk mengukuhkan posisi Samosir sebagai pusat wisata olahraga global.

Rencana matang untuk menyukseskan acara ini dibahas dalam Rapat Finalisasi Persiapan Penyelenggaraan Event Trail of The Kings by UTMB 2026. Pertemuan penting tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat I Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, pada Jumat, 5 Juni 2026. Seluruh pemangku kepentingan berkumpul guna memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut memberikan catatan khusus mengenai dampak besar pelaksanaan kompetisi ini. Sektor ekonomi kerakyatan dan industri pariwisata daerah diyakini akan mendapat suntikan positif yang signifikan. Mengingat ini merupakan pelaksanaan tahun kedua, status Sumatra Utara dan Samosir sebagai tujuan sport tourism utama akan semakin kuat.

2026

Pemerintah Provinsi Sumut terus memberikan dukungan penuh agar kegiatan berskala dunia ini berjalan lancar secara berkelanjutan. Fokus utama persiapan saat ini diarahkan pada pengaturan sistem transportasi serta kesiapan fasilitas medis. Dinas Kesehatan diinstruksikan memetakan posko darurat dan memeriksa kesiapan rumah sakit rujukan di sekitar area lomba, terutama kebersihan di zona Waterfront City.

Jumlah peserta pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan penyelenggaraan musim lalu. Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, mengonfirmasi bahwa pendaftaran resmi ditutup dengan total 1.015 pelari dari 34 negara. Pada tahun 2025, pelari yang ikut serta hanya mencakup perwakilan dari 27 negara saja.

Manajemen keamanan jalur transportasi air juga telah dikoordinasikan bersama pihak kepolisian, khususnya untuk proses penyeberangan menuju Pulau Samosir. Untuk prosesi pembukaan, Gubernur Sumatra Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dijadwalkan melepas langsung para pelari di area Waterfront City. Kompetisi ini membagi perlombaan dalam beberapa kelas, yaitu 100K, 60K, 28K, 10K, 5K, dan kategori khusus Kids Race.

2026

Jadwal pelepasan untuk rute paling ekstrem, yaitu kategori 100K, bakal dilaksanakan pada dini hari pukul 03.00 WIB. Keberagaman kategori ini sengaja disiapkan guna mengakomodasi kemampuan dari berbagai tingkatan pelari yang berpartisipasi.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menyatakan kegembiraannya atas penunjukan kembali wilayahnya sebagai tuan rumah. Kejuaraan dunia ini dinilai menjadi sarana efektif untuk mengerek pendapatan masyarakat lokal sekaligus mempromosikan keindahan Danau Toba ke panggung internasional. Pihak pemerintah daerah menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal jalannya acara dari awal hingga akhir.

Rapat koordinasi final ini juga diikuti oleh jajaran Forkopimda Sumut, perwakilan instansi vertikal, serta jajaran pimpinan dinas dari level provinsi hingga tingkat Kabupaten Samosir. Semua pihak sepakat bersinergi demi kelancaran agenda besar ini. (Red/Rel).

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news