Batu Bara, Redaksisatu.Id.batubara — Piala Laskar Melayu Cup 2026 secara resmi bergulir dan berhasil menghidupkan kembali gairah olahraga yang telah lama redup. Gemuruh suara dari ratusan penonton memenuhi area Lapangan Bola Pelangi Putra di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, pada Minggu, 7 Juni 2026.
Piala Laskar Melayu Cup 2026 ini menjadi pengobat rindu bagi warga setempat setelah wilayah tersebut minim kompetisi sepak bola selama bertahun-tahun. Agenda olahraga ini dibuka secara resmi oleh Camat Medang Deras, H. Amat Mukhtar, melalui aksi tendangan bola pertama di tengah lapangan.

Prosesi pembukaan tersebut disaksikan langsung oleh para pemain, tim ofisial, perwakilan jajaran Forkopimda, serta masyarakat yang memadati lokasi. Tendangan pertama oleh camat menjadi lambang dimulainya kembali pembinaan olahraga yang dirindukan warga.
Kompetisi ini diinisiasi oleh Organisasi Kemasyarakatan Laskar Melayu Batubara sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kemajuan dunia olahraga daerah. Sebanyak enam klub sepak bola dari berbagai wilayah ikut mendaftar untuk berebut piala juara dan total hadiah uang tunai sebesar Rp6 juta.

Ketua DPP Laskar Melayu Batubara, Abdul Kholid Jailani, yang menyandang gelar Dato Panglima Askar Diraja, mengapresiasi kerja keras semua pihak yang membantu acara ini. Ia menegaskan bahwa turnamen ini didirikan sebagai sarana menyambung silaturahmi sekaligus tempat bagi para atlet muda untuk melatih kemampuan dan sportivitas.
Abdul Kholid mengucapkan terima kasih kepada perangkat Pemerintah Desa Lalang, para penyumbang dana, warga sekitar, serta seluruh panitia. Pihaknya juga memuji dukungan penuh dari jajaran pemerintah yang ikut menyukseskan jalannya acara olahraga tersebut.

Bagi warga pencinta olahraga, kompetisi ini dinilai sangat berharga karena daerah mereka sudah hampir empat tahun kehilangan atmosfer pertandingan sepak bola harian. Kehadiran turnamen ini dinilai efektif untuk menjauhkan anak-anak muda dari pengaruh buruk narkoba melalui aktivitas fisik yang positif.
Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Ali, menambahkan bahwa kehadiran organisasi LMB telah membuka jalan baru bagi para pemuda di Kabupaten Batu Bara untuk mengasah bakat. Ia berharap turnamen sepak bola ini bisa terus berjalan secara rutin setiap tahun agar proses pembinaan atlet tidak terputus di tengah jalan. (N).

