Simalungun, Redaksisatu.Id.batubara — Warga Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, menyambut kedatangan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan penuh rasa syukur. Acara syukuran keagamaan massal yang diselenggarakan pada hari Selasa, 16 Juni 2026 ini dihadiri langsung oleh Bintara Pembina Desa atau Babinsa dari Koramil 08/Bangun Kodim 0207/Simalungun, Serma Edi Sunarto.
Tahun Baru Islam 1448 H di wilayah ini menjadi cerminan nyata dari kuatnya hubungan silaturahmi antara TNI dengan masyarakat pedesaan. Kehadiran Serma Edi Sunarto di tengah-tengah jemaah merupakan wujud nyata dari komitmen TNI dalam mendukung kegiatan ibadah serta membantu pembinaan warga di wilayah desa binaannya.

Acara syukuran yang kental dengan nuansa kekeluargaan ini diramaikan oleh kedatangan para pejabat publik serta tokoh penting daerah. Tampak hadir di lokasi acara yaitu Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Gusmiadi, Anggota DPRD Kabupaten Simalungun Suriawan, dan Razak, serta Pangulu atau Kepala Nagori Karang Sari Yuda Muspianto.
Ratusan warga Nagori Karang Sari tampak duduk berkumpul bersama dengan para pemuka agama, tokoh adat, aktivis pemuda, pengurus kenajiran masjid, serta kelompok perwiritan setempat. Acara keagamaan ini dibuka secara resmi dengan mendengarkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan secara merdu oleh petugas di panggung.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian kata sambutan dari beberapa perwakilan kelembagaan desa. Sambutan disampaikan berturut-turut oleh Ketua Perwiritan Massal Nagori Karang Sari, Ketua Kenajiran Tanah Wakaf, Kepala Nagori Yuda Muspianto, serta para anggota dewan legislatif yang menyempatkan hadir.
Memasuki acara inti, para jemaah diajak untuk mendengarkan ceramah agama atau tausiah rohani yang disampaikan secara mendalam oleh Ustadz Drs. Rustam Ashari. Dalam isi ceramahnya, sang ustadz memberikan ajakan kepada seluruh warga agar selalu meniru semangat hijrah yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.
Melalui teladan perjalanan hijrah Rasulullah tersebut, warga diharapkan bisa memetik inspirasi positif untuk terus membenahi kekurangan diri sendiri. Selain itu, siraman rohani ini juga ditujukan untuk mendongkrak kualitas ketakwaan kepada Tuhan serta membangun tatanan sosial kemasyarakatan yang jauh lebih baik di masa depan.

Babinsa Serma Edi Sunarto di sela-sela acara memberikan pandangan bahwa momen pergantian tahun kalender Hijriah ini harus dipakai warga sebagai sarana mengoreksi diri atau introspeksi. Momen suci ini dinilai sangat pas untuk menaikkan kadar keimanan, memperkokoh tali persaudaraan, dan menjaga persatuan kampung.
Pihak TNI berharap perayaan Tahun Baru Islam 1448 H ini bisa menuntun masyarakat untuk semakin dekat dalam beribadah kepada Allah SWT. Di samping itu, Serma Edi Sunarto juga berharap nilai-nilai kebersamaan serta budaya gotong royong di lingkungan Nagori Karang Sari bisa terus dijaga dan tidak luntur oleh perkembangan zaman.
Seluruh rangkaian acara syukuran menyambut bulan Muharram di desa ini berjalan dengan sangat aman, tenang, dan tertib dari awal hingga selesai. Agenda keagamaan yang mempersatukan aparat dan warga ini kemudian ditutup secara resmi dengan pembacaan doa bersama demi keselamatan seluruh penduduk daerah. (Ramlan Purba).
Sumber: Penerangan Kodim 0207 Simalungun.

