Capaian Prestasi Strategis, BNN Sabet Penghargaan Pada Rakor Korwas PPNS Bareskrim Polri 2026

Jakarta, Redaksisatu.Id.batubara — Capaian prestasi strategis kembali diukir oleh Badan Narkotika Nasional atas komitmennya membangun kolaborasi penegakan hukum di tanah air. Penghargaan bergengsi ini diraih dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang digelar di Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (10/09/2026).
Capaian prestasi strategis ini dibuktikan melalui penyerahan penghargaan langsung dari Bareskrim Polri kepada BNN. Penghargaan tersebut diterima secara terhormat oleh Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Aswin Sipayung.
Penghargaan ini diberikan atas kontribusi aktif serta sinergisitas yang solid dari BNN dalam menjalankan fungsi koordinasi dan pengawasan penegakan hukum. Kerja sama yang padu dinilai memegang peranan kunci dalam memberantas kejahatan.
Rakor Korwas PPNS Bareskrim Polri T.A. 2026 ini mengusung tema penguatan fungsi pembinaan penyidik berbasis digital. Pendekatan berbasis teknologi digital diusung demi mewujudkan proses hukum yang responsif, beretika, dan berkeadilan.
capa
Langkah inovatif ini dirancang guna mendukung pencapaian Sasaran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026 secara optimal. Pengawasan berbasis digital diharapkan dapat memotong birokrasi penanganan perkara hukum yang rumit.
Dalam arahannya, Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono menggarisbawahi pentingnya keterpaduan langkah antara Polri, PPNS, dan lembaga penyidik tertentu. Kerja sama yang erat dipandang sangat krusial untuk menyelesaikan berbagai kasus secara transparan dan efisien.
capa
Apresiasi dari Bareskrim ini mengukuhkan komitmen nyata BNN dalam menindak tegas tindak pidana narkotika di Indonesia. Pengawasan terpadu lintas kementerian dan lembaga terus dipacu guna menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat.
Kehadiran jajaran BNN dalam forum rapat koordinasi nasional ini mempertegas ikatan komunikasi yang kuat bersama Bareskrim Polri. Sinergi berkesinambungan akan terus dijaga demi memperkokoh ketahanan hukum nasional dari ancaman bahaya narkoba. (Red/Rel).
Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news