Layanan Publik Makin Optimal, Posyandu Manggis Asahan Masuk Evaluasi 6 SPM Tingkat Sumut

Asahan, Redaksisatu.Id.batubara — Posyandu Manggis yang terletak di Desa Air Teluk Kiri, Kecamatan Teluk Dalam, secara resmi menjadi perwakilan Kabupaten Asahan dalam ajang evaluasi tingkat provinsi. Tim penilai hadir langsung untuk melakukan penilaian Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026.
Kegiatan penilaian lapangan tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Desa Air Teluk Kiri pada hari Kamis (24/09/2026). Penilaian ini disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah beserta seluruh kader masyarakat setempat.
Bupati Asahan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Edi Sukmana menyampaikan pidato pembukaan dalam kesempatan tersebut. Kehadiran Tim Evaluasi dari Provinsi Sumatera Utara dinilai menjadi pendorong semangat bagi pemerintah daerah dan warga untuk terus memajukan kawasan pedesaan.
Langkah pembinaan ini dipandang sejalan dengan komitmen Pemkab Asahan dalam mempercepat pembangunan di wilayah perdesaan. Target utamanya adalah mewujudkan daerah yang sejahtera, religius, serta berkelanjutan melalui penguatan layanan masyarakat.
Desa Air Teluk Kiri sendiri memiliki rekam jejak prestasi yang sangat baik di tingkat lokal. Desa ini sebelumnya sukses meraih gelar terbaik pertama pada Perlombaan Posyandu Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2025 lalu.

posya

Capaian membanggakan tersebut menjadi pijakan utama bagi Desa Air Teluk Kiri untuk dipercaya membawa nama Kabupaten Asahan ke ajang kompetisi tingkat provinsi. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras seluruh kader dan pengurus Posyandu setempat.
Dalam paparannya, Edi Sukmana menegaskan bahwa fungsi Posyandu saat ini telah mengalami perubahan dan transformasi yang sangat besar. Posyandu tidak lagi cuma melayani pemeriksaan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa semata.
Lembaga kemasyarakatan ini kini memegang peran strategis dalam menjalankan 6 Standar Pelayanan Minimal secara menyeluruh. Bidang pelayanan mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum dan tata ruang, hingga perumahan rakyat dan kawasan permukiman.
Selain itu, dua bidang lainnya meliputi sektor ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta sektor sosial. Seluruh bidang layanan dasar tersebut kini terintegrasi di dalam wadah Posyandu.
Penerapan enam bidang pelayanan dasar ini membutuhkan kerja sama yang rapat antar instansi. Sinergi lintas sektor diwajibkan terbangun kuat dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga tingkat desa dan kelurahan.
Penguatan kelembagaan Posyandu diharapkan mampu memangkas jarak akses pelayanan publik bagi warga. Layanan yang disediakan dirancang untuk memantau kesehatan seluruh kelompok umur, mulai dari bayi, anak balita, remaja, hingga warga lanjut usia.
Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi Lomba Posyandu 6 SPM Tingkat Provinsi Sumatera Utara Murni Sari, SKM., M.K.M. memberikan apresiasi tinggi. Ia mengucapkan selamat atas keberhasilan Kabupaten Asahan yang berhasil menembus posisi nominasi penilaian tahun ini.

posya

Murni Sari mengungkapkan bahwa hanya ada 9 Kabupaten/Kota atau Desa/Kelurahan di Sumatera Utara yang lolos ke tahap evaluasi akhir. Seluruh peserta yang lolos akan dinilai secara ketat untuk menentukan Posyandu terbaik di tingkat provinsi.
Ia juga menegaskan kembali bahwa peran Posyandu saat ini sudah berkembang sangat luas menyentuh berbagai urusan sosial masyarakat. Keberadaan wadah ini terbukti efektif dalam mendukung kegiatan edukasi serta aksi kepedulian sosial di lingkungan tempat tinggal warga.
Momentum evaluasi ini difungsikan sebagai wadah pembinaan untuk mengukur sejauh mana manfaat pelayanan dasar telah dirasakan oleh warga. Pemerintah ingin memastikan fasilitas pelayanan publik hadir secara nyata di tengah pemukiman.
Rangkaian acara diawali dengan pemaparan dari Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik mengenai gambaran umum pelaksanaan program daerah. Setelah itu, Ketua TP Posyandu Desa Air Teluk Kiri Ny. Yusnidariyanti Miswanto mempresentasikan berbagai inovasi unggulan di hadapan para penguji.
Acara penilaian ini dihadiri oleh jajaran Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Tim Evaluasi Provinsi Sumut, serta para pimpinan OPD terkait. Turut mendampingi Camat Teluk Dalam, Kepala Desa Air Teluk Kiri, pengurus TP Posyandu Kabupaten dan Kecamatan, para kader desa, serta para tamu undangan. (OK. Zulfan).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Asahan.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news