DTSEN Tebing Tinggi Dimutakhirkan, Sekda Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran

Tebing Tinggi, Redaksisatu.Id.batubara – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, menegaskan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.

Penegasan tersebut disampaikan Erwin saat menghadiri Sosialisasi Perlindungan Sosial dan Pengelolaan DTSEN Tahun 2026 di Aula Lantai IV Gedung Balai Kota Tebing Tinggi, Jumat (6/11/2026).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi itu, Erwin menyampaikan salam dari Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, yang tidak dapat hadir karena menjalankan agenda kedinasan di Jakarta.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk membangun pengelolaan data sosial masyarakat yang akurat dan transparan.

Menurut Erwin, ketepatan data menjadi faktor penting dalam keberhasilan program perlindungan sosial. Data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat menyebabkan bantuan salah sasaran.

Akibatnya, masyarakat yang seharusnya berhak menerima bantuan justru tidak terdata. Sebaliknya, warga yang kondisi ekonominya sudah membaik masih berpotensi tercatat sebagai penerima bantuan.

“Kita tidak sedang mencari siapa yang salah. Hari ini kita bekerja bersama untuk membenahi data. Kalau datanya benar, maka kebijakan dan bantuan yang diberikan pemerintah juga akan lebih tepat sasaran,” tegas Erwin.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Erwin meminta seluruh perangkat kewilayahan terlibat aktif dalam proses verifikasi dan validasi DTSEN.

Keterlibatan itu harus dimulai dari kepala lingkungan, lurah, hingga camat. Mereka diminta memastikan data masyarakat sesuai dengan kondisi sosial ekonomi yang sebenarnya di lapangan.

Secara khusus, kepala lingkungan diharapkan mengenali kondisi warganya dengan baik. Dengan demikian, setiap perubahan keadaan ekonomi masyarakat dapat segera diperbarui melalui mekanisme pendataan resmi.

Selain menjadi dasar pelaksanaan program pemerintah, Erwin menyebut DTSEN juga dapat dimanfaatkan sebagai rujukan bagi pihak luar yang ingin menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu di Kota Tebing Tinggi.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan agar menjaga integritas serta kerahasiaan data masyarakat. Data tersebut harus digunakan sesuai peruntukannya dan tidak boleh disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Data ini harus kita jaga dan gunakan sebagaimana mestinya. Tugas kita adalah memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan mendapatkan perhatian dan bantuan,” pungkasnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kota Tebing Tinggi berharap koordinasi antara Dinas Sosial, kecamatan, kelurahan, dan kepala lingkungan semakin kuat.

Kesamaan pemahaman dan koordinasi yang baik diharapkan dapat mendukung pengelolaan DTSEN yang lebih akurat, sehingga program perlindungan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Tigahara Hasibuan, seluruh lurah se-Kota Tebing Tinggi, serta para kepala lingkungan dari seluruh wilayah kota. (Supriadi Gugun).

Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news