Tapanuli Utara l Redaksisatu.Id.batubara
Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Lumbantoruan menegaskan bahwa Disiplin, Komunikasi dan Koordinasi merupakan kunci utama untuk meningkatkan pelayanan Kesehatan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng., saat memimpin rapat jajaran Dinas Kesehatan Taput di Aula Dinkes, Selasa (16/09/2025).
Pada kesempatan tersebut, Wabup minta bidan dan Kepala UPT aktif memantau kedisiplinan, dengan prinsip Available, Reliable, dan Sustainable. Tidak hanya itu, Wabup juga menekankan pentingnya ketersediaan data akurat seperti: AKI, AKB, TB, hingga kebijakan kesehatan yang tepat sasaran. Ia menyebut APBD sudah menampung vaksin rabies, sementara 7% dana desa dapat digunakan untuk stunting.
Dipenghujung arahannya, Wabup mengajak seluruh jajaran untuk kompak mendukung setiap kebijakan pimpinan dan menjadikan kesehatan sebagai komitmen bersama demi kesejahteraan masyarakat Taput.
Plt. Kadis Kesehatan Lamseria Nababan dalam rapat itu melaporkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menempati peringkat kedua terbaik se-Sumut. Ke depan, Pemkab akan membentuk BLUD Puskesmas, renovasi gedung farmasi, dan validasi data PBI.
Sejumlah tantangan juga disoroti, mulai dari turunnya UHC, distribusi tenaga kesehatan ILP, tingginya kasus AKI-AKB, kasus rabies, keterbatasan BMHP TB, hingga layanan PSC yang terhenti sejak 2024 akibat minim SDM. (Red/Rel).

