Ajang Festival Dangdut Akustik di Sei Bejangkar, 15 Peserta Lolos ke Putaran Final

Batu Bara l Redaksisatu.Id.batubara

Festival dangdut akustik yang digelar di Lapangan Sepak Bola Sei Bejangkar kini memasuki fase putaran final. Dari 60 peserta yang tampil pada ajang festival dangdut akustik tersebut, 15 (lima belas) peserta dinyatakan berhasil lolos ke putaran final. Informasi yang dihimpun Awak Media dilapangan menyebutkan, festival dangdut akustik tersebut diadakan berkat adanya spsonsor dari Persatuan Agen Sei Bejangkar (PAS) Pimpinan Bung Efianto yang selanjutnya didukung oleh Owner Pasar Malam Beo’s Star Funland.

Ditemui Awak Media, pada Kamis (09/10/2025), Ketua Persatuan Agen Sei Bejangkar (PAS) Efianto menjelaskan bahwa Musik akustik menuntut kita jadi diri sendiri yang memadukan perasaan dengan irama musik.

Diketahui, Efianto pernah menjadi salah satu diva yang mewakili Kabupaten Batu Bara di ajang KDI pada Tahun 2023 setelah dirinya mampu meraih Juara 1 pada ajang fistival dangdut memperebutkan Piala Bupati Zahir.

Atas pengalamannya itu, Efianto termotivasi untuk menggiatkan festival dangdut, seperti festival dangdut akustik. Dari event festival dangdut akustik ini, menurut Efianto, akan lahir bibit bibit pedangdut akustik yang berbakat.

Lebih lanjut Efianto menerangkan, dalam festival dangdut akustik ini, masing masing peserta membawakan 2 (dua) lagu yang disiapkan panitia yakni: lagu wajib dan lagu bebas. Lagu tersebut ucap Efianto adalah lagu yang cukup dikenal luas masyarakat Indonesia.

Ulong (43) warga Kecamatan Sei Balai, ditemui Awak Media saat asik menikmati musik dangdut akustik mengatakan bahwa musik dangdut akustik adalah musik yang cukup populer hingga ke mancanegara dan baru pertama kali diadakan di Sei Bejangkar Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara yang diprakarsai oleh PAS.

“Saya yakini tidak semua penyanyi dangdut bisa luwes membawakan irama dangdut akustik, ujar Ulong mengungkapkan kepada Awak Media, Kamis, (09/10/2025).

“Antusias pengunjung cukup luar biasa , acara ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pecinta musik dangdut dan dapat dilaksanakan kembali pada tahun depan. Selain pesona musik dangdut akustik, berbagai kuliner khas Indonesia dapat kita nikmati”, tutur Ulong memberitahukan.

Di tempat yang sama, Sekretaris kegiatan M. Haris kepada media ini mengatakan dari 15 (lima belas) peserta yang tampil di babak final, suda tentu ada lagi yang tereliminasi hingga menjadi 3 (tiga) peserta yang menjadi pemenang. Dikabarkan, acara penyerahan hadiah akan di meriahkan oleh artis lokal Wannabe pada sabtu malam besok, 11 Oktober 2025.

Haris menambahkan, suksesnya kegiatan festival dangdut akustik ini, semua tidak terlepas berkat kerja keras Ketua PAS Bung Efianto beserta jajaran pengurus lainnya. Panitia Pelaksana terang Haris tinggal menyukseskan acara.

Ungkapan terima kasih kepada Owner Pasar Malam Beo’s Star Funland Eko dan Manager Ali Muksin Siregar juga turut disampaikan oleh Haris yang menurutnya telah banyaj mensupport penuh kegiatan fistival dangdut akustik ini. Menutup komentarnya, M. Haris menegaskan bahwa 3 (tiga) tim juri akan bekerja keras untuk menilai siapa yang layak menjadi juara 1 di ajang fistival dangdut akustik tersebut. (gt).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news