Dua Menteri Hadiri Groundbreaking 103 Hunian Tetap Korban Bencana Hidrometeorologi di Tapanuli Utara

Tapanuli Utara l Redaksisatu.Id.batubara

Pemerintah pusat menunjukkan komitmen nyata dalam pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Dua menteri Kabinet Merah Putih turun langsung menghadiri groundbreaking pembangunan 103 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana, yang digelar di Dusun Tornauli, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Minggu (21/12/2025).

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si., menyambut dan mendampingi Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Mohammad Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri, dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap tersebut.

Pembangunan 103 rumah hunian tetap ini dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektare milik Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Hunian tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak langsung bencana hidrometeorologi, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang berkelanjutan, terpadu, dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

Program pembangunan hunian tetap itu merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam memberikan perlindungan sosial, kepastian tempat tinggal, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat korban bencana. Selain menyediakan rumah layak huni, kawasan hunian ini juga dirancang untuk mendukung lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Mohammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bergerak cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tapanuli Utara.

“Pemerintah pusat bersama TNI/Polri, BNPB, Basarnas, serta Pemerintah Daerah bekerja keras dan saling bersinergi dalam penanganan bencana. Kami melihat saat ini di Kabupaten Tapanuli Utara tidak ada lagi wilayah yang terisolasi dan seluruh daerah sudah kembali terkoneksi,” ujar Mendagri.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan empati dan harapannya kepada masyarakat terdampak bencana agar tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Kami berharap bapak dan ibu tetap sehat dan kuat. Semoga hunian tetap yang dibangun ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata, menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak bagi bapak dan ibu sekeluarga,” ungkap Menteri PKP.

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Hutabarat dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas perhatian serta dukungan yang diberikan, khususnya dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah Tapanuli Utara.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, memastikan proses pembangunan hunian tetap ini berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati rumah yang layak, aman, dan bermartabat,” tegas Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu: Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., para Staf Ahli Bupati, Asisten, serta para pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. (Red/Rel).

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Tapanuli Utara.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news