Bupati Taput Tinjau Dapur MBG di Sait Nihuta dan SPBG Amandari, Tegaskan Dukungan Penuh Program Makanan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah

Tarutung l Redaksisatu.Id.batubara

Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., meninjau langsung dapur Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sait Nihuta, Kecamatan Tarutung, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPBG) Amandari di Hutatoruan I, Tarutung, Rabu (01/10/2025).

Dalam peninjauan ini, Bupati didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tapanuli Utara, diantaranya: Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., serta Kajari Taput Donny K. Ritonga, S.H., M.H. Kehadiran para unsur Forkopimda menegaskan dukungan penuh terhadap program prioritas pemerintah pusat yang kini dijalankan di Tapanuli Utara.

Bupati menekankan bahwa MBG bukan hanya sekadar program penyediaan makanan gratis, melainkan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi emas Taput yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Anak-anak kita harus mendapat asupan gizi yang cukup agar tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Pemerintah bersama Forkopimda akan mengawal penuh program MBG agar berjalan sesuai harapan,” tegas Bupati.

Hasil inspeksi menunjukkan bahwa dapur MBG di Sait Nihuta telah memenuhi standar kebersihan yang sangat baik. Bupati bahkan menyoroti bahwa tidak ada seekor lalat pun terlihat di dapur tersebut, menandakan higienitas benar-benar dijaga.

Untuk menghapus stigma bahwa pejabat enggan menyantap makanan MBG, Bupati bersama Forkopimda ikut makan bersama di dapur MBG.

“Hari ini kita sudah membuktikan langsung. Makanannya sehat, higienis, dan layak untuk anak-anak sekolah,” ujar Bupati.

Sementara itu, di SPBG Amandari, rombongan disambut hangat oleh para petugas. Bupati memuji standar pelayanan, mulai dari sanitasi dapur hingga penggunaan perlengkapan kebersihan bagi petugas dan tamu.

“Kualitas rasa dan kebersihan sangat terjaga. Seluruh SPBG di Taput harus bisa meniru standar SPBG Amandari ini,” tambahnya.

Ahli gizi SPBG Amandari, Cindy Tresia Nainggolan, menjelaskan menu yang disajikan pada hari peninjauan, yakni nasi putih, ikan dencis sambal bumbu tomat, tempe orek, tumis sawi putih, dan pisang. Menu tersebut telah dihitung mengandung 732,5 kalori, 33 gram protein, serta 30,3 gram lemak, yang sesuai dengan kebutuhan gizi harian anak sekolah.

Selain memberi manfaat bagi anak sekolah, program MBG juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Beberapa dapur, seperti SPBG Amandari milik Simon Tobing, turut diberdayakan sehingga membuka lapangan kerja baru dan peluang usaha lokal.

“Program MBG tidak hanya membentuk anak-anak sehat dan cerdas, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan pemenuhan gizi anak sebagai langkah strategis membangun SDM unggul,” pungkas Bupati.

Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Forkopimda, serta partisipasi masyarakat, program Makanan Bergizi Gratis diharapkan terus berjalan optimal dan menjadi fondasi dalam melahirkan generasi emas Taput yang unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi. (Red/Rel).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news