DPC GANN Kabupaten Batu Bara Santuni Dhuafa dan Anak Yatim Piatu di Desa Lalang

Batu Bara l Redaksisatu.Id.batubara

Dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian sosial, Dewan Pimpinan Cabang Generasi Anti Narkotika Nasional (DPC–GANN) Kabupaten Batu Bara menggelar kegiatan santunan kepada masyarakat dhuafa dan anak yatim piatu, Sabtu (20/12).

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Lalang, Jalan Access Road Inalum, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara.

Sebanyak 80 orang masyarakat dhuafa dan anak yatim piatu menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial DPC–GANN terhadap masyarakat.

Ketua DPC–GANN Kabupaten Batubara, Sami’an, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi bahaya narkoba yang dibarengi dengan aksi berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kali ini, kami juga mencoba berbagi rezeki kepada 80 masyarakat dhuafa dan anak yatim piatu. “Janganlah dinilai besar atau kecilnya apa yang kami berikan, namun lihatlah kepedulian kami dalam berbagi. Semoga pada kesempatan mendatang, kami dapat berbagi lebih banyak lagi,” ungkap Sami’an.

Pada kegiatan tersebut, Ketua DPC–GANN didampingi oleh Edy (Intelijen), Irfanul Luthfi (Sekretaris), Heri Anto (Bendahara), Norma Br. Siagian, serta Nazaruddin dari Bidang Penyuluhan. Sementara itu, Pemerintah Desa Lalang diwakili oleh Zakaria, Kepala Dusun Masjid Barat.

Perwakilan Pemerintah Desa Lalang, Zakaria, menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan DPC–GANN Kabupaten Batubara. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang harus dilawan secara kolektif.

“Kami dari Pemerintah Desa Lalang menyambut baik kegiatan ini. Narkoba adalah musuh bangsa dan musuh kita bersama. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dan risiko penyalahgunaan narkoba. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan hingga terwujud generasi yang bebas narkoba,” ujar Zakaria.

Menutup kegiatan itu, Sami’an kembali menegaskan bahwa narkoba merupakan racun berbahaya, khususnya bagi generasi muda yang menjadi penentu maju dan mundurnya sebuah bangsa maupun desa.

“Oleh karena itu, saya berpesan kepada para orang tua, marilah kita bersama-sama bahu-membahu menjaga anak cucu kita agar terhindar dari narkoba,” pungkasnya. (RSB.03).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news