Hadiri HUT ke-95, Bupati Batu Bara Ajak Keluarga Besar Al Washliyah Untuk Tingkatkan Peran Dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Menjadi Pelopor Moderasi Beragama

Batu Bara l Redaksisatu.Id.batubara

Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., mengajak seluruh keluarga besar Al-Washliyah untuk terus menjaga persatuan dan soliditas guna meningkatkan peran dalam pemberdayaan masyarakat, serta menjadi pelopor moderasi beragama.

Hal tersebut disampaikannya pada saat menghadiri kegiatan Al-Washliyah Batu Bara Bertasbih, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-95 Al Jam’iyatul Washliyah yang digelar di Halaman Masjid Nurul Huda, Desa Pematang Panjang, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan yang mengangkat tema “Musibah, cara Allah SWT mengembalikan manusia ke jalan yang benar” ini dihadiri oleh para pengurus, tokoh masyarakat, dan jamaah Al-Washliyah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelaksanaan sholat tasbih yang diikuti oleh jamaah, para pengurus Al-Washliyah, serta masyarakat sekitar. Suasana penuh khidmat mewarnai rangkaian ibadah ini, menegaskan semangat kebersamaan dan kekhusyukan dalam memperingati perjalanan panjang organisasi Al-Washliyah.

Usai sholat tasbih, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh H. Nasrullah, yang menambah kekhidmatan kegiatan melalui lantunan ayat suci yang meresap ke dalam hati para jamaah. Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Bupati Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus Al-Washliyah Kabupaten Batu Bara yang terus menunjukkan konsistensi dalam syiar Islam, khususnya dalam pembinaan umat melalui pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial.

“Al-Washliyah telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan keagamaan di Batu Bara. Di usia ke-95 ini, saya mengajak seluruh keluarga besar Al-Washliyah untuk terus menjaga persatuan, soliditas, bersatu meningkatkan peran dalam pemberdayaan masyarakat, serta menjadi pelopor moderasi beragama,” ujar Bupati Baharuddin.

Dirinya juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan terus bersinergi dengan organisasi keagamaan, termasuk Al-Washliyah, dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak.

Dalam kesempatan itu, Bupati Batu Bara menyampaikan doa dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Beliau mengatakan, semoga Allah SWT memberikan kesehatan, ketabahan dan kekuatan bagi seluruh warga yang sedang menghadapi musibah banjir.

Selain itu, Bupati juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Batu Bara.

“Saya pastikan bahwa stok BBM di Medan sudah ada hanya saja masalah keterlambatan, sekarang aman dan terkendali. Saya akan menindak tegas siapa pun yang mencoba mengambil kesempatan dalam situasi seperti ini untuk mencari keuntungan pribadi yang merugikan masyarakat yang membutuhkannya,” ujar Bupati Baharuddin.

Bupati Baharuddin turut juga tidak lupa mendoakan Al-Washliyah agar semakin maju, solid, serta mampu mencetak generasi yang berilmu dan berkarakter Islami sesuai tuntunan Ahlussunnah wal Jamaah.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan zikir bersama yang dipimpin oleh Ketua PD Jam’iyatul Al-Washliyah Batu Bara, Ustadz Al Asari, S.Ag., M.Si., Lantunan zikir yang dipimpin beliau mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak mengingat Allah SWT, memohon ampunan, dan memohon agar dijauhkan dari segala musibah serta diberi kekuatan menghadapi ujian hidup.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Batu Bara serta kelancaran seluruh program Al-Washliyah ke depan.

Turut hadir pada kegiatan itu antara lain: Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua TP PKK Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP-PKK Batu Bara Ny. Leli Syafrizal, Plh. Sekda Batu Bara, Ketua PD Al-Washliyah, para kepala OPD, Kakan Kemenag dan Ormas Islam Sumatera Utara. (Supriadi Gugun).

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Batu Bara.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news