HUT ke-80 Bhayangkara Disambut Meriah Melalui Gelaran Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026

Banda Aceh, Redaksisatu.Id.batubara — HUT ke-80 Bhayangkara menjadi momentum penting bagi Kepolisian Daerah Aceh untuk mempererat hubungan antarinstitusi melalui kegiatan olahraga. Dalam rangka menyambut hari jadi kepolisian tersebut, jajaran Polda Aceh resmi menggulirkan kompetisi tenis lapangan yang diikuti oleh ratusan peserta.

HUT ke-80 Bhayangkara ini dimeriahkan dengan ajang kejuaraan bertajuk Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026. Kompetisi olahraga ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, pada hari Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di Lapangan Tenis Trengginas Polda Aceh.

Penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara yang bertujuan mempererat tali persaudaraan antarpetugas. Selain itu, olahraga bersama ini diadakan untuk menumbuhkan sportivitas serta memperkuat kerja sama antarlembaga dalam menjaga keamanan wilayah Aceh.

kara

Sebanyak 17 tim dengan total 170 atlet ikut serta bertanding memperebutkan piala bergengsi dalam kompetisi ini. Para pemain yang ikut bertanding berasal dari berbagai instansi, mulai dari jajaran Kodam Iskandar Muda, Polda Aceh, Polresta Banda Aceh, hingga perwakilan sejumlah Polres di daerah.

Upacara pembukaan kompetisi ini dihadiri oleh Pangdam Iskandar Muda, Wakapolda Aceh, serta Irwasda Polda Aceh. Hadir pula para Pejabat Utama Polda Aceh, jajaran unsur Forkopimda Aceh, para pejabat dari Pemerintah Provinsi Aceh, serta tamu undangan penting lainnya.

Dalam pidato sambutannya, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah menyatakan bahwa perlombaan tenis ini bukan sekadar ajang adu bakat untuk mencari siapa yang menang. Acara ini merupakan sebuah wadah efektif untuk memupuk kebersamaan, mempertebal kekompakan, serta menyatukan visi antarinstansi pemerintah.

Kapolda Aceh mengajak seluruh pemain yang berlaga untuk mengejar prestasi terbaik tanpa melupakan nilai-nilai kejujuran dalam berolahraga. Beliau berpesan agar para atlet bermain penuh semangat, menghormati aturan permainan, serta selalu menjaga kerukunan antaranggota.

kara

Menurut Kapolda, bermain tenis bukan tempat untuk meluapkan amarah atau emosi, melainkan sarana untuk meraih kegembiraan, menjaga kesehatan tubuh, dan membangun kebersamaan. Pihak kepolisian juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari semua pihak yang ikut menyukseskan acara ini.

Olahraga dinilai menjadi sarana yang sangat bagus untuk memperlancar komunikasi yang harmonis antarinstansi guna menunjang tugas pelayanan kepada rakyat. Lewat turnamen ini, kekompakan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kokoh demi menjaga situasi Aceh yang aman.

Kapolda menutup arahannya dengan mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta dan berharap kerja sama ini membuat Aceh tetap damai dan nyaman. Sesuai jadwal, Turnamen Tenis Kapolda Aceh Cup 2026 ini akan terus bergulir selama beberapa hari ke depan. (Red/Rel).

Sumber: Humas Polda Aceh.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news