Kesiapsiagaan Pengamanan Pilkades, Kasdim 0208 Asahan Bersama Forkopimda Cek TPS di Hessa Air Genting

Asahan, Redaksisatu.Id.Batubara — Kesiapsiagaan pengamanan Pilkades terus dipastikan oleh jajaran TNI bersama pemerintah daerah demi menjaga kelancaran pesta demokrasi warga. Langkah ini diambil untuk menjamin seluruh tahapan pemungutan suara berjalan tanpa hambatan.
Kesiapsiagaan pengamanan Pilkades tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) oleh jajaran Kodim 0208/Asahan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan.
Kegiatan pemantauan ini dilaksanakan mewakili Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.IP., yang diwakilkan oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0208/Asahan Mayor Inf Abdul Haris Pane.
Salah satu titik lokasi peninjauan dipusatkan di TPS yang berada di Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan. Pemantauan lapangan tersebut berlangsung pada Selasa (06/10/2026).
Agenda kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengecek secara mendalam tingkat kesiapan fasilitas di area TPS. Selain itu, kesiapan fisik personil pengamanan di lapangan juga menjadi fokus perhatian utama.

siap

Kehadiran jajaran Forkopimda bertujuan memastikan seluruh rangkaian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Asahan dapat berlangsung aman, tertib, dan berintegritas.
Guna mendukung kelancaran pesta demokrasi tingkat desa ini, Kodim 0208/Asahan telah menyiagakan personil pilihan. Para prajurit diterjunkan untuk bersinergi secara ketat bersama jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Bentuk pengawalan dan dukungan dari TNI mencakup pemantauan kondisi wilayah secara berkala. Pasukan bertugas menciptakan suasana yang tenang di sekitar area pemungutan suara.
Prajurit di lapangan juga dibekali tingkat kesiapsiagaan tinggi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Setiap potensi kerawanan yang dapat menghambat pesta demokrasi akan diantisipasi sejak awal.
Koordinasi yang intensif terus dibangun oleh personil TNI bersama aparat keamanan lainnya. Komunikasi juga terjalin rapat dengan pemerintah desa serta panitia penyelenggara Pilkades.
Sinergi antarlembaga ini mempermudah pemantauan dinamika di lapangan secara cepat. Apabila terjadi perubahan situasi, penanganan dapat segera dilakukan sesuai petunjuk teknis yang berlaku.
Dalam menjalankan tugas di lapangan, Kasdim 0208/Asahan menegaskan komitmen seluruh prajuritnya. Setiap personil diwajibkan menjunjung tinggi dan memegang teguh prinsip netralitas TNI.
Prajurit TNI dilarang keras ikut campur dalam proses pencoblosan maupun penghitungan kertas suara. Petugas keamanan tidak diperbolehkan memberikan dukungan kepada salah satu calon kepala desa.
Kasdim menegaskan bahwa keterlibatan TNI murni bertujuan untuk membantu Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah. Tugas dijalankan penuh tanggung jawab sesuai batas kewenangan.
Pendekatan pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi potensi gesekan, baik sebelum, saat berlangsungnya pencoblosan, hingga setelah proses perhitungan suara usai.
Rangkaian pengecekan bersama Forkopimda ini menjadi sarana ampuh memperkuat koordinasi lintas instansi. Kehadiran petugas memberikan rasa aman bagi warga yang hendak menyalurkan hak pilihnya.
Masyarakat diharapkan dapat hadir ke TPS dengan tenang tanpa merasa terintimidasi. Pesta demokrasi desa di Kabupaten Asahan diharapkan melahirkan pimpinan berkualitas dalam suasana yang damai. (OK. Zulfan).
Sumber: Penerangan Kodim 0208 Asahan.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news