Asahan, Redaksisatu.Id.batubara – Operasi Antik Toba 2026 yang digelar oleh jajaran Polres Asahan sukses besar dalam memutus jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Sejak dimulai pada tanggal 13 Mei hingga berakhir tanggal 2 Juni 2026, aparat kepolisian berhasil mengungkap puluhan kasus kejahatan obat-obatan terlarang.
Operasi Antik Toba 2026 kali ini mencatatkan keberhasilan berupa pengungkapan total 69 kasus tindak pidana narkotika. Dari seluruh kasus tersebut, petugas kepolisian di lapangan berhasil menangkap dan mengamankan sebanyak 85 orang tersangka.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani yang diwakili oleh Wakapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi memberikan keterangan resmi pada hari Rabu, 3 Juni 2026 di Mako Polres Asahan. Beliau menyatakan bahwa prestasi ini diraih berkat kerja keras para personel di lapangan serta bantuan informasi dari warga masyarakat.

Hasil sitaan barang bukti secara keseluruhan selama pelaksanaan operasi ini meliputi sabu-sabu seberat 120,24 gram, ganja kering seberat 95,98 gram, serta pil ekstasi sebanyak 41½ butir. Penangkapan ini dibagi ke dalam tiga kategori target operasi yang berbeda di lapangan.
Kategori pertama yaitu Target Operasi Orang, di mana polisi berhasil mengungkap 17 kasus dengan menangkap 17 orang tersangka serta menyita 27,42 gram sabu dan 5½ butir ekstasi. Kategori kedua adalah Target Operasi Tempat, dengan hasil 17 kasus terungkap, 22 tersangka ditahan, dan 22,22 gram sabu disita.
Kategori ketiga merupakan Non Target Operasi, yang sukses membongkar 35 kasus serta menciduk 46 orang tersangka. Barang bukti yang diamankan dari kategori ini berupa 70,6 gram sabu, 95,98 gram ganja, serta 36 butir pil ekstasi.

Guna menekan ruang gerak peredaran barang haram ini, Satuan Narkoba Polres Asahan juga gencar menggelar razia di sejumlah Tempat Hiburan Malam yang ada di daerah Asahan. Tindakan tegas ini diambil demi melindungi keselamatan generasi muda dari pengaruh buruk narkoba.
Pihak Polres Asahan menegaskan tidak akan memberi ampun atau ruang bagi para bandar maupun pengguna narkotika. Selain melakukan penangkapan secara tegas, polisi juga terus melakukan pencegahan lewat edukasi dan penyuluhan langsung kepada warga.
Polisi mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak takut melapor jika melihat ada aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan sekitar. Perang melawan narkoba membutuhkan kerja sama yang kompak antara polisi dan warga demi menyelamatkan masa depan bangsa. (OK. Zulfan).
Sumber: Humas Polres Asahan.

