Medan, Redaksisatu.Id.batubara — Pengawasan ketat dalam mencetak prajurit militer yang profesional terus dilakukan di tingkat markas komando. Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Mako Yonkav 6/NK, Senin (24/08/2026).
Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir yang diikuti sebanyak 678 peserta seleksi pusat. Agenda krusial ini dilaksanakan guna menentukan calon prajurit terbaik yang memenuhi kualifikasi demi mengisi kebutuhan organisasi TNI AD, khususnya dalam pembentukan satuan TP tahap VI.

Dalam pembukaan sidang, Pangdam membacakan amanat Aspers Kasad yang menekankan bahwa proses rekrutmen prajurit kini menerapkan sistem digitalisasi yang transparan. Seluruh data pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, hingga penelitian personel diunggah langsung ke server panitia pusat, serta ujian psikologi yang memakai metode Computer Assisted Test (CAT).
Pangdam I/BB menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan prajurit TNI AD sama sekali tidak dipungut biaya. Masyarakat imbau tidak memberikan imbalan kepada pihak mana pun karena kelulusan murni berdasarkan akumulasi nilai serta karakter tangguh para peserta.

Keputusan kelulusan diambil secara komprehensif agar calon yang terpilih benar-benar siap mengikuti pendidikan tanpa ada yang mengundurkan diri. Pangdam juga meminta para komandan lembaga pendidikan untuk memastikan fasilitas sarana kelas dan barak dalam kondisi bersih serta layak pakai sebelum siswa masuk.
Rangkaian sidang dilanjutkan dengan peninjauan fisik calon di lapangan hingga pembahasan akhir. Pangdam mengingatkan hasil penetapan tingkat Sub Panpus ini belum final karena masih harus melewati sidang verifikasi di tingkat Panpus sebelum diumumkan secara resmi. (F).
Sumber: Pendam I/BB.

