Pencegahan Karhutla Simalungun, Babinsa Koramil 12 Saribu Dolok dan Pemkab Edukasi Warga Silimakuta

Simalungun, Redaksisatu.Id.Batubara — Pencegahan Karhutla Simalungun terus ditingkatkan oleh jajaran TNI AD dan pemerintah daerah demi menjaga kelestarian lingkungan hidup. Langkah antisipasi ini digencarkan guna meminimalisir potensi timbulnya titik api di area perkebunan dan hutan.
Pencegahan Karhutla Simalungun tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi tatap muka langsung bersama masyarakat. Agenda penting ini dipusatkan di wilayah Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun.
Kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini diselenggarakan secara intensif pada Kamis (08/10/2026). Kesadaran kolektif masyarakat setempat terus dipacu agar bahaya karhutla dapat dihindari sedini mungkin.
Aparat kewilayahan dari Koramil 12/Saribu Dolok, Kodim 0207/Simalungun, yakni Sertu Darwin Purba, turun langsung mengawal jalannya acara. Kehadiran Babinsa menjadi dorongan penting dalam memperkuat sinergi di lapangan.
Kegiatan edukasi ini menjadi forum strategis untuk mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil peran aktif. Lingkungan hidup di kawasan Silimakuta dituntut untuk terus dijaga secara bersama-sama.

hut

Sejumlah pejabat teras dari Pemerintah Kabupaten Simalungun tampak hadir memberikan pembekalan. Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, S.IP., M.Si., memimpin langsung rombongan pemerintah daerah.
Hadir pula Kepala BPBD Kabupaten Simalungun Ir. Budiman Silalahi, S.IP., ST., M.Si. Keterlibatan BPBD bertujuan untuk memaparkan langkah teknis penanganan serta dampak buruk kebakaran bagi ekosistem.
Dari jajaran pemerintahan tingkat kecamatan dan kelurahan, hadir Camat Silimakuta Richard Girsang, S.Sos. Lurah Silimakuta David Saragih juga turut berada di lokasi acara mendampingi para warga.
Agenda sosialisasi ini diikuti pula oleh seluruh Pangulu se-Kecamatan Silimakuta beserta jajaran Kepala Lingkungan (Kepling) Saribudolok. Warga masyarakat Saribudolok hadir memadati tempat kegiatan.
Sinergi antara aparat Babinsa dan jajaran pemerintah daerah difokuskan untuk memberikan pemahaman teknis pertanian. Masyarakat diimbau keras agar tidak membakar ranting atau semak saat membuka lahan baru.
Kebiasaan membersihkan areal perkebunan dengan cara dibakar dinilai sangat berbahaya. Hawa panas dan angin kencang dapat memicu pemicuan api menyebar ke kawasan hutan sekitarnya.
Kehadiran Sertu Darwin Purba di tengah warga merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas pembinaan teritorial TNI AD. TNI terus berkomitmen mendampingi masyarakat binaan dalam berbagai sektor kehidupan.
Langkah ini sekaligus mempererat Kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan dan pedesaan. Keamanan, ketertiban, dan kelestarian alam menjadi prioritas utama kerja sama tersebut.
Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi yang digelar secara berkesinambungan, warga diharapkan semakin sadar akan hukum dan bahaya lingkungan. Bahaya kebakaran lahan bukan hanya merugikan kesehatan, tetapi juga merusak sistem ekonomi.
Pencegahan karhutla ditegaskan sebagai tanggung jawab bersama antara aparat dan warga sipil. Kepedulian yang tinggi dari seluruh pihak menjadi kunci utama untuk menekan potensi kebakaran di Simalungun. (Ramlan Purba).
Sumber: Penerangan Kodim 0207 Simalungun.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news