Jakarta, Redaksisatu.Id.Batubara — Pengabdian tanpa batas ditunjukkan oleh jajaran pimpinan jajaran Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia dalam mengawal agenda P4GN. Momentum pelepasan purnatugas ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para jenderal dan pejabat senior.
Pengabdian tanpa batas tersebut ditegaskan oleh Kepala BNN RI Suyudi Aryo Seto saat memimpin langsung agenda pelepasan. Acara perpisahan resmi bagi jajaran pejabat pimpinan tinggi ini berlangsung di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur pada Rabu (30/09/2026).
Kegiatan pelepasan ini dirancang khusus sebagai ruang untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian para jenderal di lingkungan BNN. Acara ini juga menjadi ajang penghormatan terakhir bagi para pimpinan yang telah menuntaskan tugas negaranya.
Sejumlah pejabat pimpinan tinggi tercatat resmi memasuki masa purna tugas dari struktur organisasi BNN RI. Nama-nama yang dilepas merupakan jajaran perwira dan pejabat senior yang selama ini menduduki posisi strategis.

Di antara pejabat yang mengakhiri masa dinasnya yaitu Sekretaris Utama BNN RI Irjen Pol Tantan Sulistyana. Selain itu, Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI Irjen Pol Agus Irianto turut melepas jabatannya.
Jajaran pimpinan lain yang mengakhiri masa tugas yakni Deputi Pencegahan BNN RI Irjen Pol M. Zainul Muttaqien. Deputi Rehabilitasi BNN RI Bina Ampera Bukit serta beberapa Kepala BNN Provinsi juga ikut dilepas secara resmi.
Para pejabat yang purna tugas tersebut telah menorehkan beragam kontribusi nyata selama mengemban amanah di BNN. Kerja keras mereka difokuskan pada penguatan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.
Kepala BNN RI Suyudi Aryo Seto menyampaikan ucapan terima kasih mendalam dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para purnatugas. Gagasan, kerja keras, dan dedikasi mereka dinilai telah meletakkan fondasi kuat bagi organisasi.
Suyudi mengungkapkan bahwa rekam jejak keteladanan dan pengalaman para pejabat senior akan menjadi warisan organisasi yang sangat berharga. Nilai-nilai kepemimpinan tersebut bakal terus menjadi acuan bagi keberlanjutan BNN.

Ia menegaskan bahwa berakhirnya masa jabatan struktural bukanlah akhir dari perjalanan pengabdian kepada bangsa. Para purnatugas diyakini tetap bisa memberi wawasan berharga dan bimbingan bagi masyarakat luas.
Para purnatugas diharapkan dapat terus menularkan pengalaman serta memberikan dukungan moral terhadap gerakan P4GN di tengah warga. Pengalaman bertahun-tahun di BNN menjadi modal besar dalam mengedukasi masyarakat.
Acara pelepasan ini dijadikan momentum berharga bagi seluruh jajaran pegawai BNN untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan. Komitmen para pimpinan senior akan diteruskan oleh generasi penerus di lembaga tersebut.
Integrasi, semangat pantang menyerah, dan teladan yang ditinggalkan para jenderal senior menjadi sumber inspirasi. Nilai-nilai ini akan menjadi bahan bakar utama bagi personel muda BNN dalam memberantas peredaran gelap narkoba.
Melalui keberlanjutan estafet kepemimpinan ini, BNN RI optimistis dapat makin memperkuat efektivitas program P4GN di seluruh daerah. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia Bersinar. (Red/Rel).
Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN.

