Sungai Penuh, Redaksisatu.Id.Batubara — Penguatan pelayanan haji terus ditingkatkan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh demi memberikan kemudahan administrasi dan jaminan kesehatan bagi para calon jamaah. Langkah ini ditempuh melalui koordinasi terpadu bersama pemerintah pusat.
Penguatan pelayanan haji tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, S.E., M.M. Sekda hadir mengikuti agenda penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) Tiga Menteri secara daring.
Kegiatan koordinasi melalui aplikasi Zoom Meeting ini dipusatkan di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh. Pertemuan berlangsung pada Jumat (09/10/2026).
Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh tiga kementerian kunci di tingkat pusat. Kementerian tersebut meliputi Menteri Dalam Negeri, Menteri Haji dan Umrah, serta Menteri Kesehatan.

Penandatanganan SEB bertujuan mempererat sinergi dan kolaborasi lintas kementerian dalam penyelenggaraan haji. Kerja sama ini memprioritaskan pemanfaatan data kependudukan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta perekaman data biometrik.
Langkah integrasi dilakukan antara Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dengan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT). Penggabungan sistem ini dirancang untuk mempermudah alur validasi data para calon jamaah.
Selain integrasi data kependudukan, kesepakatan ini mencakup standar pemeriksaan kesehatan. Pembinaan kesehatan bagi seluruh calon jemaah haji dipastikan bakal dikawal ketat sejak dari tingkat daerah.
Kerja sama lintas sektoral ini juga melibatkan dukungan sumber daya manusia dari berbagai kementerian. Personel disyiapkan untuk menjamin peningkatan kualitas pelayanan haji secara konsisten.

Sejumlah pejabat teknis daerah tampak hadir mendampingi Sekda di Ruang Pola. Hadir perwakilan dari Kementerian Haji dan Umrah Kota Sungai Penuh beserta jajaran perangkat daerah terkait.
Instansi yang hadir meliputi jajaran pejabat dari Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh. Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sungai Penuh juga turut mengikuti jalannya acara.
Selain itu, jajaran pimpinan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Sungai Penuh hadir menyimak pemaparan. Kehadiran Dukcapil penting untuk memastikan sinkronisasi data NIK di lapangan.
Melalui keterpaduan sistem dan sinergi ini, kualitas pelayanan ibadah haji di Kota Sungai Penuh diharapkan semakin efektif. Alur administrasi dipastikan lebih cepat, rapi, dan terintegrasi secara nasional.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk mengawal seluruh tahapan persiapan calon jamaah. Penanganan kesehatan dan kelengkapan dokumen dipastikan berjalan tanpa hambatan birokrasi.
Kesepakatan tiga menteri ini diharapkan menjadi acuan baru dalam penyelenggaraan haji. Layanan yang humanis dan profesional siap dihadirkan bagi seluruh calon jamaah asal Sungai Penuh. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.

