Medan,  Redaksisatu.Id.Batubara — Peningkatan kinerja PUD Pasar Medan menjadi fokus utama Pemerintah Kota Medan dalam merancang arah kebijakan pengelolaan ekonomi daerah. Pembenahan secara menyeluruh terus dipacu agar tata kelola pasar tradisional semakin profesional dan modern.
Peningkatan kinerja PUD Pasar Medan tersebut dibahas secara mendalam dalam rapat penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2027. Pertemuan strategis ini digelar di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Medan pada Selasa (06/10/2026).
Rapat evaluasi dan perencanaan anggaran tersebut dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi. Beliau hadir mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Pembahasan RKAP difokuskan untuk memastikan seluruh program kerja PUD Pasar pada tahun 2027 dapat terukur secara rinci. Langkah ini diambil guna mendorong peningkatan pendapatan daerah serta mengoptimalkan Kualitas pengelolaan seluruh pasar.

Erfin Fachrurrazi menegaskan bahwa Pemko Medan berkomitmen penuh mendukung setiap langkah perbaikan yang dilakukan BUMD tersebut. Pengelolaan pasar dinilai bukan hanya urusan internal perusahaan semata.
Keberadaan dan kerapian pasar tradisional dipandang sebagai cerminan atau wajah Pemko Medan di mata masyarakat luas. Oleh sebab itu, pembenahan pasar menjadi prioritas pelayanan publik.
Pemerintah kota dipastikan tidak akan membiarkan jajaran direksi PUD Pasar berjuang sendirian. Pendampingan dan evaluasi berkala akan terus dilakukan agar kondisi pengelolaan pasar semakin membaik.
Pj Sekda memberikan apresiasi kepada jajaran direksi PUD Pasar yang terus menunjukkan upaya perbaikan secara bertahap. Beliau mengimbau agar seluruh jajaran perusahaan bersikap terbuka terhadap masukan yang masuk.
Dalam rapat tersebut, jajaran BUMD diminta memberi perhatian khusus pada peningkatan pendapatan dan pengendalian beban operasional. Pemenuhan kewajiban finansial PUD Pasar kepada Pemko Medan harus terus diprioritaskan.
Sorotan utama rapat tertuju pada tingginya porsi beban kepegawaian perusahaan. Saat ini, biaya operasional untuk kepegawaian masih menyerap sekitar 71 persen dari total pengeluaran PUD Pasar.
Direksi PUD Pasar diinstruksikan untuk segera melakukan penataan ulang sumber daya manusia di internal perusahaan. Penegakan disiplin pegawai menjadi hal mutlak agar efisiensi anggaran dapat tercapai.

Selain sektor keuangan, agenda modernisasi dan pembenahan fisik pasar menjadi prioritas dalam RKAP 2027. PUD Pasar didorong memanfaatkan kewenangannya untuk mengoptimalkan seluruh aset yang dimiliki.
Inovasi pengelolaan pasar dapat dikembangkan melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga. Langkah-langkah pembenahan yang berhasil di sejumlah lokasi diminta untuk diterapkan secara bertahap ke pasar lainnya.
Pj Sekda berharap PUD Pasar aktif berkoordinasi agar rencana induk pembenahan dapat terealisasi di lapangan. Pendaftaran dan inventarisasi aset yang tertib dipandang sebagai modal penting pengembangan usaha ke depan.
Sesi dilanjutkan dengan pemaparan rancangan RKAP PUD Pasar Kota Medan Tahun 2027 oleh Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan. Penjelasan rinci disampaikan di hadapan seluruh peserta rapat.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan pembahasan bersama guna menyempurnakan dokumen RKAP 2027. Hasil penyempurnaan ini akan dijadikan pijakan utama dalam mengukur serta menilai kinerja PUD Pasar selama satu tahun mendatang. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Medan.

