Batujajar, Redaksisatu.Id.batubara — Peningkatan profesionalisme TNI menjadi fokus utama dalam kunjungan kerja Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin ke Batujajar Jawa Barat pada Sabtu (29/08/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kesiapan para prajurit TNI yang sedang mengikuti pelatihan Complex Warfare Course di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus atau Pusdiklatpassus.
Peningkatan profesionalisme TNI melalui Complex Warfare Course ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mengasah kemampuan teknis dan kesiapan operasional prajurit. Pelatihan intensif tersebut ditujukan agar jajaran TNI siap menghadapi dinamika lingkungan strategis serta tantangan tugas pertempuran yang semakin rumit di masa depan.

Dalam peninjauan tersebut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan arahan tegas kepada seluruh peserta latihan. Setiap materi pengetahuan keterampilan serta pengalaman yang didapat selama penempaan di Pusdiklatpassus diminta untuk diserap secara maksimal demi memperkokoh fondasi keoknuman prajurit.

Menhan menekankan bahwa seluruh hasil pelatihan harus bermuara pada penguatan jati diri prajurit. Keterampilan yang makin terasah diharapkan semakin mengukuhkan identitas TNI sebagai Tentara Rakyat Tentara Pejuang Tentara Nasional dan Tentara Profesional dalam menjaga kedaulatan negara. (Sc).
Sumber: Biro Infohan Setjen Kemhan.

