Polda Sumut Bongkar Dugaan Mafia Solar Subsidi, Dua Truk Diamankan di Tebing Tinggi

Medan, Redaksisatu.Id.batubara — Polda Sumatera Utara melalui Tim Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus mengungkap dugaan praktik penyalahgunaan distribusi solar subsidi di Kota Tebing Tinggi, Selasa dini hari (05/05/2026).

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua unit truk yang diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi secara ilegal dari sejumlah SPBU di wilayah Tebing Tinggi.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Ferry Walintukan menjelaskan penindakan dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni SPBU Takari di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rambutan, serta SPBU Tambangan di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi.

Menurut Ferry, truk pertama yang diamankan membawa sekitar empat ton solar subsidi. Kendaraan tersebut dikemudikan seorang pria bernama Herman yang merupakan warga Sidimpuan.

Sementara itu, truk kedua yang telah dimodifikasi diketahui mengangkut sekitar 1,4 ton solar subsidi. Kendaraan tersebut dikemudikan Eko bersama kernetnya bernama Roni Anggara.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan modus yang digunakan pelaku untuk memperoleh solar subsidi secara berulang di SPBU. Para pelaku diduga memakai puluhan barcode dan sejumlah pelat nomor polisi palsu agar bisa terus membeli BBM subsidi.

Polisi mengungkap terdapat 29 barcode dan tujuh pelat nomor kendaraan palsu yang digunakan dalam praktik tersebut.

Solar subsidi yang diperoleh para pelaku diduga akan dibawa menuju gudang milik seseorang berinisial MR Jack di kawasan Desa Sei Bulu, Pasar Bengkel, Kabupaten Serdang Bedagai.

Saat ini, kedua truk bersama para sopir telah diamankan di Mapolda Sumut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Aparat kepolisian juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam penyalahgunaan distribusi solar subsidi tersebut. (F).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news